
Tips menjaga kesehatan kulit saat wisata outdoor agar bebas flek hitam

Jakarta (ANTARA) - Memasuki musim libur, masyarakat kerap melakukan aktivitas di luar ruangan seperti berwisata ke pantai, alam, jelajah kota di bawah sinar matahari sehingga meningkatkan risiko masalah hiperpigmentasi.
Hiperpigmentasi merupakan kondisi yang ditandai dengan munculnya bercak gelap atau warna kulit yang tidak merata akibat produksi melanin berlebih.
"Paparan sinar matahari yang intens dapat memicu peningkatan produksi melanin serta memperparah kondisi hiperpigmentasi yang sudah ada. Karena itu, penting bagi pasien dengan kulit sensitif maupun pigmentasi untuk memahami cara merawat dan melindungi kulit sebelum, selama, dan setelah beraktivitas di luar ruangan,” kata dokter estetika dr. Lanny Juniarti, Dpl. AAAM dikutip dari siaran pers di Jakarta, Selasa.
Agar masyarakat yang berusia 30 tahun ke atas merasa nyaman tanpa khawatir akan kesehatan kulit selama menikmati masa libur, dokter Lanny membagikan kiat yang bisa diterapkan.
Pertama yakni menggunakan tabir surya atau sunscreen dengan perlindungan setidaknya dengan kandungan SPF 30-50 untuk mencegah hiperpigmentasi semakin memburuk, serta perlindungan broad-spectrum untuk melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB dan mengulang penggunaan setiap 2-3 jam terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Kedua, menghindari paparan matahari pada jam yang intensi yakni pukul 10.00-15.00. Pemilik kulit sensitif atau hiperpigmentasi disarankan untuk menghindari aktivitas luar ruangan pada jam tersebut, namun bila terpaksa dapat menggunakan perlindungan tambahan seperti topi, kacamata hitam dan pakaian pelindung.
Kemudian menjaga hidrasi dan kesehatan lapisan pelindung kulit atau skin barrier, pasalnya paparan sinar matahari yang panas menyebabkan kulit kehilangan kelembapan dan sensitif.
"Penggunaan perawatan kulit yang membantu menjaga hidrasi dan memperkuat lapisan pelindung kulit menjadi penting untuk menjaga kondisi kulit tetap stabil selama liburan," katanya.
Keempat yakni melakukan perawatan kulit tepat sebelum dan setelah liburan dengan berkonsultasi dengan dokter estetika sebelum berlibur untuk membantu menentukan jenis perawatan yang tepat dan mencegah pigmentasi semakin dalam.
“Pendekatan perawatan yang tepat harus dimulai dengan analisis kondisi kulit secara menyeluruh. Dengan memahami penyebab pigmentasi pada setiap individu, dokter dapat merekomendasikan perawatan yang lebih personal sehingga hasilnya tidak hanya membantu memudarkan noda, tetapi juga memperbaiki kualitas kulit secara keseluruhan,” pungkas dokter Lanny.
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
