
Air Mancur Cempako Telok jadi ikon wisata baru Kota Palembang

Palembang (ANTARA) - Air Mancur Cempako Telok kini menjadi ikon wisata baru Kota Palembang, Sumatera Selatan, setelah diresmikan oleh pemerintah setempat pada Minggu (15/3/2026).
Pantauan di lokasi pada Senin (16/3), sejumlah wisatawan tampak menikmati keindahan tugu yang berlokasi tepat di depan Masjid Agung Palembang dan kawasan Jembatan Ampera tersebut.
"Saya baru tiba dari Jakarta untuk mudik. Kebetulan air mancur ini baru diresmikan, tampilannya indah dan posisinya sangat strategis bagi wisatawan yang berkunjung ke Palembang," ujar Ardiansyah (28), seorang wisatawan asal Jakarta.
Wisatawan lokal asal Kabupaten PALI, Laras Riska (25), menyatakan kekagumannya terhadap hasil revitalisasi kawasan tersebut. Menurutnya, tampilan air mancur semakin memikat pada malam hari berkat perpaduan lampu hias yang estetis.
Ketua Dewan Kesenian Palembang, M. Nasir, menjelaskan bahwa Bundaran Air Mancur Masjid Agung Palembang dirancang sebagai elemen ruang publik yang memadukan estetika dengan nilai filosofi lokal.
Perancangan ini mengangkat tema "Adat Dipangku, Syariat Dijunjung" yang merupakan sondok piyogo atau falsafah hidup masyarakat setempat.
"Tema tersebut mencerminkan keselarasan antara adat istiadat dan nilai syariat Islam yang menjadi fondasi kehidupan sosial, budaya, serta spiritual masyarakat Palembang sejak masa lalu hingga kini," kata Nasir.

Struktur utama air mancur menggambarkan tiang yang menopang Dulang dengan bunga Cempako Telok di puncaknya. Dulang dimaknai sebagai simbol wadah yang menghimpun keberagaman etnis dan budaya dalam satu kesatuan masyarakat yang tetap menjunjung adat istiadat.
Pada bagian puncak struktur terdapat ornamen Muhammad Betangkup, yaitu seni ukir khas Palembang yang secara tradisional diletakkan di puncak Rumah Limas. Ornamen ini melambangkan ketaatan masyarakat dalam menjunjung tinggi syariat Islam sebagai pedoman hidup.
Sementara itu, pada bagian bawah bundaran terdapat lima bunga Cempako Telok berwarna emas. Ornamen ini melambangkan lintasan sejarah peradaban besar dari kejayaan Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang Darussalam. Lima kelopak bunga tersebut juga merepresentasikan lima rukun Islam dan waktu salat.
Bunga Cempako Telok sebagai flora endemik Palembang melambangkan keindahan adat, kesucian hati, serta nilai kemanfaatan bagi sesama manusia. Melalui simbolisme ini, Bundaran Air Mancur Masjid Agung Palembang menegaskan identitas kota yang harmonis antara tradisi dan religi dalam mewujudkan Palembang sebagai kota yang membawa kedamaian dan keberkahan.
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
