Logo Header Antaranews Sumsel

Bupati Banyuasin dan Gubernur Sumsel tinjau progres Tol Palembang--Betung jelang mudik

Selasa, 10 Maret 2026 13:16 WIB
Image Print
Bupati Banyuasin Askolani menerima kunjungan kerja Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, bersama Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho, dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, untuk meninjau progres pembangunan Tol Palembang–Betung, Selasa (10/3/2026). (ANTARA/HO/Pemkab)

Palembang (ANTARA) - Bupati Banyuasin Askolani menerima kunjungan kerja Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, bersama Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho, dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, untuk meninjau progres pembangunan Tol Palembang–Betung, Selasa.

Peninjauan yang dilakukan di Jembatan Musi 5 Kramasan dan Rest Area Kilometer 397 ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur jalan guna menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banyuasin menyampaikan aspirasi masyarakat mengenai kepadatan lalu lintas di jalan lintas nasional Palembang–Betung yang kerap mengalami kemacetan parah akibat tingginya volume kendaraan bermuatan besar.

Askolani berharap keberadaan Tol Palembang–Betung dapat menjadi solusi efektif untuk mengurai kemacetan panjang yang sering terjadi di jalur utama menuju Jambi tersebut. Ia secara khusus meminta agar ruas tol tersebut dapat difungsikan secara sementara bagi kendaraan kecil guna mengurangi beban jalan nasional, terutama saat lonjakan arus mudik berlangsung.

Menanggapi hal itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa pemerintah provinsi segera melakukan percepatan perbaikan pada titik-titik jalan yang rusak atau berlubang di sepanjang jalur lintas Palembang–Betung. Seluruh perbaikan infrastruktur jalan tersebut ditargetkan rampung paling lambat sepuluh hari sebelum Lebaran agar masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman.

Herman Deru juga menginformasikan bahwa ruas Tol Palembang–Betung direncanakan mulai dibuka secara fungsional pada 13 Maret 2026 sebagai jalur alternatif bagi pemudik.

Selain fokus pada badan jalan, Gubernur menginstruksikan pengelola jalan tol untuk memperhatikan fasilitas di setiap tempat istirahat atau rest area, mulai dari kesiapan pengisian bahan bakar, ketersediaan tempat makan, hingga fasilitas ibadah yang layak.

Peninjauan ini mempertegas sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pengelola jalan tol dalam menjamin kelancaran mobilitas serta keselamatan masyarakat selama masa angkutan Lebaran di Sumatera Selatan.(***)



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026