
KPPG Palembang pakai skema kemasan sehat MBG saat Ramadhan dan libur

Palembang (ANTARA) - Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) menerapkan mekanisme distribusi kemasan sehat untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan pemenuhan gizi masyarakat tetap terjaga selama masa Ramadhan dan libur nasional.
Kepala KPPG Palembang Nurya Hartika Sari di Palembang, Jumat, menegaskan bahwa komitmen pemerintah dalam pemenuhan gizi tidak mengenal jeda, namun dilakukan penyesuaian mekanisme agar tetap efektif dan efisien.
"Puasa ini menggunakan sistem paket kemasan makanan sehat yang didistribusikan setiap hari saat anak masuk sekolah. Untuk libur bulan Ramadhan dan Idul Fitri, kami akan mendistribusikan paket bundling kemasan sehat maksimal untuk tiga hari," kata Nurya.
Ia menjelaskan selama masa cuti bersama dan libur Tahun Baru Imlek pada 16-17 Februari 2026 hingga memasuki awal Ramadhan pada 18-22 Februari 2026, pendistribusian MBG difokuskan kepada kelompok Penerima 3B.
Kelompok tersebut meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita usia 6 sampai 59 bulan. Fokus ini diambil sebagai prioritas perlindungan gizi bagi kelompok rentan yang memerlukan asupan nutrisi optimal dalam masa pertumbuhan.
"Distribusi pada periode tersebut diberikan dalam bentuk paket makanan sehat dalam kemasan. Skema ini dirancang untuk menjaga kualitas gizi sekaligus memudahkan distribusi selama masa libur," tambahnya.
Setelah periode penyesuaian tersebut, Nurya memastikan distribusi MBG kembali berjalan normal dengan mekanisme reguler mulai Senin, 23 Februari 2026.
Terkait mekanisme bundling, ia memaparkan bahwa sistem tersebut bukanlah mekanisme harian, melainkan kebijakan khusus menjelang libur resmi, seperti pada periode Idul Fitri 18–24 Maret 2026.
Dalam sistem ini, paket makanan yang diserahkan merupakan makanan matang yang memiliki daya simpan lama dan dilarang dalam bentuk bahan mentah. Paket disalurkan pada hari terakhir sebelum masa libur agar kebutuhan penerima tetap terpenuhi.
Sementara itu, bagi wilayah dengan mayoritas penerima manfaat yang tidak menjalankan ibadah puasa, MBG tetap disalurkan sesuai jadwal normal dengan menu siap santap.
"Khusus untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di pesantren dan sekolah berasrama Muslim, makanan diolah pada siang hari dan disajikan saat waktu berbuka puasa agar sesuai dengan ritme ibadah para santri," ujarnya.
Pemerintah memastikan kebutuhan gizi tetap terpenuhi secara tertib dan terukur, baik bagi penerima manfaat yang menjalankan ibadah puasa maupun yang tidak.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KPPG Palembang pakai skema kemasan sehat MBG saat Ramadhan dan libur
Pewarta: M. Imam Pramana
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
