Palembang (ANTARA) - Liga Muda Kawan HD yang digelar melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, menjadi ajang untuk membina atlet masa depan tim sepak bola Sriwijaya FC (SFC) dan Sumsel United.
"Liga Muda Kawan HD yang terlaksana tanggal 22 - 23 November jadi ajang membina atlet sepak bola masa depan, apalagi kita punya dua tim sepak bola profesional yakni Sriwijaya FC dan Sumsel United," kata Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Senin.
Herman Deru menambahkan, dalam kompetisi usia dini tersebut para atlet diharapkan memiliki pemahaman terkait sportivitas, nilai estetika dan etika dalam bermain sepak bola.
"Tanamkan nilai sportivitas agar para atlet muda asal Sumsel memahami nilai estetika dan etika dalam bermain sepak bola," katanya.
Ketua Pelaksana Liga Muda Kawan HD Masdan Pramana menyampaikan pihaknya bersyukur kegiatan tersebut terlaksana untuk musim kedua.
"Kegiatan ini yang kedua kalinya, insyaallah ke depannya akan terus kita gulirkan sesuai pesan dari bapak gubernur kita," ujarnya.
Ia menyebutkan pemenang dari turnamen usia 12 tahun ini akan diberangkatkan ke Magelang pada Desember 2025.
Adapun total peserta kompetisi itu terdiri dari 26 tim dari berbagai daerah, seperti Kota Palembang, Lubuk Linggau, Kabupaten Lahat, Ogan Komering Ulu (OKU), Ogan Komering Ilir (OKI), dan Ogan Ilir (OI).
Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, terutama Gubernur Sumsel Herman Deru, Dispora Sumsel, BUMD-BUMD Sumsel, mulai dari Bank Sumsel Babel, Jakabaring Sport City, Bank BPR, SRIMAS, JAMKRIDA, Swarna Dwipa, Tirta Sriwijaya Maju (TSM) Sumsel Energi gemilang.
"Yang telah berpartisipasi, semoga ini menjadi langkah yg baik untuk pembinaan sepak bola usia muda di Sumatera Selatan," katanya.
Sementara itu, SFC dan Sumsel United merupakan tim yang saat ini berkompetisi di Championship atau Liga 2 Indonesia.
Liga Muda Kawan HD jadi ajang bina atlet masa depan SFC dan Sumsel Utd
Kompetisi Liga Muda Kawan HD. ANTARA/ M Imam Pramana
