Baturaja (ANTARA) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Januar Efendi menyebutkan debit air Sungai Ogan saat ini masih berada di level aman dari ancaman bencana banjir.
"Hingga saat ini debit Sungai Ogan masih dalam status aman, meskipun hujan mengguyur sejak beberapa hari terakhir," kata Januar Efendi di Baturaja, Jumat.
Dia mengatakan hal tersebut diketahui berdasarkan pantauan menggunakan alat pendeteksi banjir yaitu Level Gauge yang dipasang di Sungai Ogan pada beberapa kecamatan di Kabupaten OKU.
Level Gauge merupakan alat yang digunakan untuk mengoptimalkan pemantauan debit sungai, sehingga potensi bencana banjir dapat ditanggulangi sedini mungkin.
Berdasarkan pantauan menggunakan alat tersebut, kata dia, diketahui bahwa ketinggian air masih di batas ambang normal yaitu setinggi 11,88 centimeter.
"Hingga saat ini ketinggian air masih normal belum dikhawatirkan menimbulkan bencana banjir bandang," ujarnya.
Meskipun demikian ia mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana banjir dan tanah longsor yang dapat terjadi kapan saja, terutama masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Ogan agar lebih waspada guna mengantisipasi korban jiwa.
"Masyarakat juga kami minta untuk tidak membuang sampah di sungai ataupun di saluran air agar tidak menimbulkan banjir saat turun hujan," ujarnya.
Debit air Sungai Ogan masih level aman dari ancaman banjir
Personel BPBD OKU memantau debit Sungai Ogan, Jumat. ANTARA/Edo Purmana
