"Plastik membutuhkan puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai. Karena itu, mengurangi penggunaan plastik menjadi bentuk tanggung jawab bersama demi keberlanjutan lingkungan hidup dan kualitas hidup generasi yang akan datang," katanya.Selain persoalan sampah plastik, Gubernur menyoroti kerusakan lingkungan akibat eksploitasi alam secara berlebihan. Sehingga, rehabilitasi bekas tambang dan pengawasan kondisi aliran sungai harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Sedimentasi sungai yang berujung pada abrasi dan hambatan arus pelayaran merupakan contoh nyata kerusakan lingkungan yang harus segera ditangani.
"Maka, upaya penyelamatan lingkungan harus berjalan secara berkelanjutan, bukan hanya responsif," kata Deru.
Gubernur Sumsel ajak semua pihak kurangi polusi plastik
Gubernur Sumsel Herman Deru. ANTARA/HO-Pemprov Sumsel
