Jumlah korban tewas kemungkinan bertambah menjadi 128 orang, kata laporan yang dikutip dari RIA Novosti.
Sementara itu, Anadolu melaporkan bahwa operasi besar-besaran melawan peredaran narkoba di Rio de Janeiro telah menewaskan sedikitnya 60 orang, termasuk empat polisi dan sejumlah tersangka kejahatan, menurut Gubernur Claudio Castro pada Selasa (28/10).
Castro mengatakan aparat keamanan menghadapi perlawanan sengit, termasuk tembakan dan granat yang diluncurkan dari drone.
Hingga Selasa, operasi tersebut telah berujung pada penangkapan sedikitnya 81 orang dan penyitaan 42 senapan.
Aparat bergerak dengan 32 kendaraan lapis baja menuju kompleks Alemao dan da Penha di bagian utara kota sejak Selasa dini hari.
Gubernur Castro, sekutu politik mantan presiden Jair Bolsonaro, menyebut polisi juga menyita sejumlah besar narkoba selama operasi tersebut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rio de Janeiro berdarah: 128 tewas dalam operasi besar polisi Brasil
Korban tewas bentrok polisi Brasil vs geng narkoba capai 128 orang
Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP) polisi. (sociable.co)
