Logo Header Antaranews Sumsel

AS cabut visa delegasi Palestina, saatnya PBB pindah dari New York?

Senin, 1 September 2025 09:10 WIB
Image Print
Warga membawa bendera Palestina saat Aksi Bela Palestina di depan Kedubes AS Jakarta, Sabtu (1/6/2024). (ANTARA/Khaerul Izan/aa)

Jakarta (ANTARA) - Dalam sebuah langkah kontroversial yang memicu kecaman luas di tataran global, pemerintah AS mengumumkan untuk mencabut visa Presiden Palestina Mahmoud Abbas serta 80 anggota delegasinya.

Kebijakan "nyeleneh" dari pemerintahan negara adidaya pimpinan Presiden Donald Trump itu dilakukan hanya beberapa pekan sebelum Delegasi Palestina itu menghadiri Majelis Umum PBB 2025 yang akan digelar di New York, September mendatang.

Di tengah genosida dan penderitaan lainnya yang dialami oleh masyarakat Palestina khususnya di Gaza, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio malahan menyalahkan pihak Palestina karena "merusak prospek perdamaian" hanya karena mengupayakan pengakuan atas negara Palestina.

Rubio menuding tanpa dasar kuat bahwa Otoritas Palestina tidak mematuhi komitmen mereka, antara lain karena terlibat dalam "kampanye menggunakan hukum sebagai senjata" dengan adanya permohonan ke Mahkamah Internasional dan Mahkamah Pidana Internasional untuk meminta pertanggungjawaban rezim Zionis Israel yang telah melakukan berbagai pelanggaran brutal baik di Jalur Gaza maupun di Tepi Barat Palestina.



Oleh
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026