Logo Header Antaranews Sumsel

PSM kalah dari Persija, Thomas Trucha sesalkan VAR tak berfungsi di JIS

Sabtu, 21 Februari 2026 05:34 WIB
Image Print
Pelatih PSM Makassar, Thomas Trucha (kedua dari kanan), menjawab pertanyaan para pewarta pada jumpa pers setelah pertandingan BRI Super League melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium, Jumat (20/2/2026). (ANTARA/RAUF ADIPATI)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih PSM Makassar Thomas Trucha menyoroti tidak berfungsinya video assistant referee (VAR) sekaligus menilai timnya pantas membawa pulang setidaknya satu poin meski kalah 1-2 dari Persija Jakarta pada pertandingan BRI Super League di Jakarta International Stadium, Jumat.

Dalam jumpa pers usai pertandingan, Thomas menyayangkan absennya VAR pada laga yang mempertemukan dua tim besar tersebut. Ia mengungkapkan bahwa timnya baru mendapat informasi VAR tidak aktif saat pemanasan.

“Kami diinformasikan saat pemanasan bahwa VAR tidak aktif dan sedang diperbaiki. Kami menunggu hingga pertandingan berjalan, bahkan sampai jeda babak pertama, tetapi tidak ada kepastian,” kata Thomas.

Menurut dia, ketidakaktifan VAR membuat jalannya pertandingan menjadi berbeda, tidak hanya bagi kedua tim, tetapi juga bagi perangkat pertandingan dalam mengambil keputusan.

Ia menilai penggunaan VAR seharusnya konsisten di setiap pertandingan demi menjaga asas keadilan kompetisi.

“Jika VAR sudah digunakan di liga, maka seharusnya semua pertandingan setiap pekan menggunakan VAR. Ini penting untuk fair play,” ujarnya.

Selain menyoroti perangkat pertandingan, Thomas juga menilai timnya tampil kompetitif dan memiliki peluang untuk mengamankan hasil imbang.

“Para pemain tentu kecewa karena kami punya peluang minimal untuk mendapatkan satu poin. Sepak bola soal memaksimalkan peluang. Kami melakukan satu kesalahan dan langsung dihukum,” katanya.

Pesepak Bola Persija Jakarta Alaaddine Ajaraie berselebrasi usai mencetak gol ke gawang PSM Makassar dalam pertandingan BRI Super League musim 2025/2026 di Jakarta Internasional Stadium, Jakarta, Jumat (20/2/2026). Persija Jakarta berhasil menang atas PSM Makassar dengan skor 2-1 sekaligus menyamai perolehan 47 poin milik pemimpin klasemen Persib Bandung . ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/bar



Pelatih asal Ceko tersebut menambahkan bahwa secara permainan, PSM mampu memberikan perlawanan yang baik, terutama melalui perubahan pendekatan taktik.

Ia menjelaskan bahwa timnya sengaja tampil lebih agresif dengan menekan tinggi sejak awal, berbeda dengan pendekatan bertahan yang diterapkan pada pertemuan sebelumnya.

“Kami memulai pertandingan dengan baik dan mencoba menekan lebih tinggi. Mungkin mereka tidak mengharapkan itu, dan dalam beberapa momen tekanan tersebut bekerja dengan baik,” ujarnya.

Menurut Thomas, tekanan yang diberikan sempat membuat lawan berada dalam situasi sulit, meski pada akhirnya Persija mampu mengemas gol penentu kemenangan pada babak kedua.

Terkait banyaknya duel keras dan pemain yang terjatuh selama pertandingan, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan disebabkan oleh kondisi lapangan.

“Lapangan tidak sempurna, tetapi cukup baik untuk bermain. Banyaknya duel terjadi karena intensitas pertandingan dan tekanan yang kami berikan,” kata Thomas.

Pesepak Bola Persija Jakarta Jordi Amat (kiri) beberubut bola di udara dengan pemain PSM Makassar Alex De Aguiar Gomes (kedua kiri) dalam pertandingan BRI Super League musim 2025/2026 di Jakarta Internasional Stadium, Jakarta, Jumat (20/2/2026). Persija Jakarta berhasil menang atas PSM Makassar dengan skor 2-1 sekaligus menyamai perolehan 47 poin milik pemimpin klasemen Persib Bandung . ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/bar





Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026