Logo Header Antaranews Sumsel

Menekraf sebut pentingnya literasi sebagai modal kreativitas

Minggu, 18 Mei 2025 11:28 WIB
Image Print
Menteri Ekonomi Kreatif Ekraf (Menekraf) Teuku Riefky saat sambutan di perayaan Hari Buku Nasional ke-23 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Sabtu (17/05/25). (ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif)

"Karya-karya tulis dapat membuka jalan bagi adaptasi film, pertunjukan, bahkan produk digital, dan berbagai macam produk dari ekonomi kreatif," ujarnya.

Menurutnya, saling keterikatan subsektor itu akan memperkuat posisi Indonesia sebagai bangsa berbasis pengetahuan dan mendorongnya sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang selalu digaungkan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf).

"Melindungi karya adalah bentuk penghormatan terhadap kreativitas. Ekonomi kreatif bertumbuh ketika ide-ide hebat dilindungi dan diberdayakan," tambahnya.

Perayaan Hari Buku Nasional ke-23 tahun ini bertemakan "Kita Bertemu di Halaman 23" yang sekaligus menjadi momentum penting bagi industri buku dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Pada perayaan tersebut diramaikan rangkaian kegiatan Baca Bareng, Diskusi Literasi, dan Book Signing bersama penulis dan pelaku industri buku.

Sementara itu Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Hafidz Muksin mengapresiasi kolaborasi antara Kemendikdasmen dan Kemenekraf.

Menurutnya, dukungan pemerintah melalui kolaborasi seperti ini akan semakin menguatkan ekosistem pendidikan dan ekonomi kreatif.

"Peringatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dan kreativitas dalam membangun bangsa," ujar Hafidz Muksin. 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menekraf tekankan pentingnya literasi sebagai modal kreativitas

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026