Selain memasang ribuan lampion, klenteng itu juga dilakukan pembersihan baik di bagian luar maupun bagian dalam ruangan klenteng.
Klenteng tertua di Palembang tersebut juga menjadi berkah bagi para pedagang burung pipit di Palembang yang bisa meraih omset hingga puluhan juta dari hasil berjualan.
"Kami bersyukur ya setiap tahun saat Imlek di Kota Palembang dapat berjualan burung pipit dan mampu menjual hingga 500 ekor burung per hari, sejak H-3 kami sudah berjualan," kata Rusmawi, pedagang burung pipit.
Menurutnya, burung pipit saat Imlek di Palembang menjadi buruan warga Tionghoa untuk dilepas terbang kan dan menjadi kepercayaan sebagai ritual membuang sial dan dapat mendatangkan rejeki.
Klenteng tertua di Palembang pasang ribuan lampion saat Imlek

Klenteng Dewi Kwam Im yang merupakan tertua di Kota Palembang, Sumatera Selatan memasang ribuan lampion menjelang Tahun Baru Imlek 2025. (ANTARA/ M IMAM PRAMANA)