Logo Header Antaranews Sumsel

TNWK jelaskan hasil pengamatan visual kematian anak gajah

Kamis, 5 Desember 2024 10:02 WIB
Image Print
Rombongan gajah Sumatra bersama mahout setelah mengikuti kegiatan patroli bersama polisi hutan di Taman Nasional Way Kambas. (ANTARA/Ruth Intan S)

Bandarlampung (ANTARA) - Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung menjelaskan hasil pengamatan visual atau nekropsi jaringan secara inspeksi terhadap kematian anak gajah jinak bernama Rubado.

"Dari hasil nekropsi jaringan secara inspeksi/pengamatan visual (makroskopis) dan palpasi (perabaan) ditemukan, pendarahan pada bagian anus, konjungtiva kemerahan," kata Juru Bicara TNWK Sukatmoko saat dihubungi dari Bandarlampung, Kamis.

Ia menjelaskan pada anak gajah yang mati tersebut juga ditemukan krepitasi paru-paru positif namun berwarna kehitaman, sedangkan uji apung positif.

Cairan pada abdomen (jumlah sedikit) berwarna kemerahan.

"Lobus hepar dengan tepi yang tumpul. terdapat krepitasi pada bagian ventralnya. Usia kematian diperkirakan adalah 3-5 jam," kata dia.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026