Logo Header Antaranews Sumsel

Ikut kenaikan tingkat penck silat, seorang santri di Lampung meninggal

Minggu, 3 Maret 2024 16:09 WIB
Image Print
Ilustrasi- Kapolres Lampung Selatan saat diwawancarai di Kalianda. (ANTARA/Riadi Gunawan)

Ia menjelaskan, pada hari Minggu tanggal 03 Maret 2024 sekira pukul 01.30 WIB di Area Ponpes Miftahul Huda 606 Dusun Banyumas, Desa Agom, diduga telah terjadi tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korban santri berinisial M (16) dengan cara pada saat latihan kenaikan tingkat di perguruan pencak silat PSHT.

"Saat penganiayaan dan pengeroyokan terjadi kekerasan fisik berupa pemukulan, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," katanya.

Kemudian korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
 

"Selanjutnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda dan pelapor menyampaikan kejadian tersebut ke SPKT Polres Lampung Selatan untuk ditindaklanjuti," ujarnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polres selidiki kasus pengeroyokan tewaskan seorang siswa di Kalianda

 



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026