Logo Header Antaranews Sumsel

Tiga alasan paling sering sebabkan ban kendaraan lekas rusak

Sabtu, 9 September 2023 17:59 WIB
Image Print
Ban BFGoodrich g-Force PHENOM T/A yang dipasangkan pada mobil display, di Jakarta, Jumat (8/9/2023). (ANTARA/Pamela Sakina)

Jakarta (ANTARA) - Customer Engineering Support PT Michelin Indonesia Mochammad Fachrul Rozi membeberkan tiga penyebab umur ban kendaraan menjadi lebih pendek atau cepat rusak, yang sering dialami pemilik kendaraan, utamanya pada mobil.

Memiliki kendaraan tentu perlu dirawat dengan baik dan benar agar jangka umur kendaraan lebih panjang, tak terkecuali bagian ban.

Ban menjadi salah satu komponen yang sangat penting bagi kendaraan. Selain untuk berjalan, perawatan ban yang buruk juga dapat berdampak pada performa bahkan merusak komponen lain pada kendaraan, seperti velg, suspensi, hingga kaki-kaki. Apalagi digunakan di medan Indonesia kontur dan permukaan jalannya beragam.

Berikut tiga alasan paling sering yang dapat memperpendek umur ban kendaraan.


Tekanan udara

Tekanan udara pada ban berperan penting dalam menahan beban kendaraan. Ban dengan tekanan angin yang tepat akan membantu mereduksi turbulensi pada kabin karena jalanan bergelombang.

“Dari penelitian kami 60-70 persen penduduk Indonesia tidak peduli dengan angin ban, dampaknya ban akan panas karena banyak geraknya, dan dapat menimbulkan seperti stretch mark di bagian dalam, yang lama kelamaan karet akan putus dan kembung,” jelas Rozi kepada ANTARA di Jakarta, Jumat (8/9).



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026