Logo Header Antaranews Sumsel

10 hektare hutan di OKU terbakar, puntung rokok diduga penyebabnya

Selasa, 8 Agustus 2023 21:12 WIB
Image Print
Polres OKU sukses memadamkan api karhutla di Kecamatan Lengkiti, Selasa. (ANTARA/Edo Purmana/23)

Baturaja (ANTARA) - Aparat kepolisian jajaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan memadamkan api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kecamatan Lengkiti hingga tidak menyebar luas.

Kasi Humas Polres OKU AKP Budi Harsono di Baturaja, Selasa mengatakan, peristiwa kebakaran hutan yang terjadi pada Sabtu (5/8) pukul 16.00 WIB sedikitnya menghanguskan sekitar 10 hektare (Ha) lahan hutan di wilayah itu.

"Dugaan sementara api berasal dari puntung rokok yang dibuang warga sembarangan hingga menimbulkan karhutla," katanya.

Menurut dia, api berhasil dipadamkan setelah pihaknya menerjunkan puluhan personel gabungan dari Polri, TNI dan trantib yang berjibaku memadamkan api hingga tidak menimbulkan kabut asap.

"Pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB api berhasil dipadamkan oleh petugas kami di lapangan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau agar masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan, terlebih lagi saat musim kemarau karena dapat memicu api hingga menimbulkan karhutla.

Apalagi wilayah Kecamatan Lengkiti salah satu daerah di Kabupaten OKU yang rawan terjadi karhutla karena merupakan daerah perbukitan dan masih banyak terdapat lahan gambut serta area pertanian milik masyarakat yang mudah terbakar.

Oleh sebab itu pihaknya pun mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar karena dapat menimbulkan karhutla hingga terjadi bencana kabut asap.

"Sosialisasi kami lakukan dengan cara mendatangi langsung rumah-rumah warga di Kecamatan Lengkiti agar tidak melakukan pembakaran hutan untuk dijadikan lahan pertanian," katanya tegas.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026