Logo Header Antaranews Sumsel

KPU OKU Sumsel minta PPS segera bentuk petugas pemutahiran data

Selasa, 24 Januari 2023 16:52 WIB
Image Print
Ketua KPU OKU, Naning Wijaya saat melantik 471 PPS di wilayahnya, Selasa. (ANTARA/Edo Purmana/23)

Baturaja (ANTARA) - Ketua KPU Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Naning Wijaya meminta kepada seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang baru dilantik segera membentuk petugas pemutakhiran data menjelang Pemilu 2024.

"Tugas pertama kalian adalah membentuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di wilayah masing-masing," kata Naning Wijaya saat melantik sebanyak 471 PPS di Baturaja, ibu Kota Kabupaten OKU, Selasa.

Menurut dia, waktu yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar proses pemutakhiran data dapat selesai tepat waktu sehingga nanti tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh tidak bisa memilih saat Pemilu serentak 2024.

"Pemutakhiran data pemilih harus dilakukan secara teliti agar tidak terjadi kisruh persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten OKU," tegasnya.

Oleh sebab itu, kata Naning, pasca dilantik pihaknya meminta seluruh PPS agar segera berkoordinasi dengan perangkat desa dan kelurahan di wilayah masing-masing.

PPS dan PPDP harus bekerjasama dengan RT/RW untuk mendapatkan masukan atas penduduk yang tinggal di wilayah itu.

Ketika memperbaiki Daftar Pemilih Sementara (DPS), mereka harus melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap pemilih yang akan dimutakhirkan sehingga harus mendatangi setiap rumah penduduk.

Data yang akan dimutakhirkan yakni pemilih yang namanya belum tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan ketentuan formulir yang diisi antara lain memuat nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, umur dan status perkawinan.

Naning menambahkan, 471 PPS yang baru dilantik itu diperuntukkan untuk seluruh desa dan kelurahan yang ada di OKU yang akan ditempatkan sebanyak tiga orang PPS.

"Saya berpesan kepada seluruh PPS bekerjalah berdasarkan azaz dan harus netral agar proses tahapan pemilu dapat dijalankan dengan baik," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026