Sidoarjo (ANTARA) - Tari kolosal "Ngoyek Kupang" yang diikuti 1.190 siswa-siswi SMPN 2 Candi, Sidoarjo, Jawa Timur memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), Sabtu.
"Ini juga menjadi pembelajaran penting bagi generasi muda untuk tidak lupa sejarah dan mencintai daerahnya," ucapnya.
Menurutnya, kecintaan kepada daerah harus ada pada diri masyarakat Sidoarjo, karena kecintaan itu ia yakin pembangunan akan semakin maju.
"Semakin cinta generasi muda kepada daerahnya, semakin besar kemajuan di daerah itu, karena semua bekerja dengan hati," ujarnya.
Sri Widayati mengatakan pihak MURI juga mengapresiasi kegiatan di bidang seni budaya seperti ini, karena kegiatan tersebut mengangkat kearifan lokal.
Tercatat 1.190 peserta tari dari siswa-siswi dan alumni SMPN 2 Candi serta orang tua wali murid yang ikut.
"Sebuah kebanggaan tersendiri guru seni budaya SMPN 2 Candi dapat menciptakan tari 'Ngoyek Kupang' seperti ini, harapan kami ide dan kreativitas ini bisa menjadi contoh para guru yang ada di Kabupaten Sidoarjo," ujarnya.
"Pagelaran tari 'Ngoyek Kupang' ini tidak hanya tercatat sebagai rekor nasional, namun oleh Ketua MURI bapak Jaya Suprana dikukuhkan sebagai rekor dunia," ujarnya.