Dua anak di OKU positif terinfeksi COVID-19

id covid oku,covid-19,anak di oku positif covid-19,pasien positif covid-19,virus corona,covid sumsel,info covid sumsel

Dua anak di OKU positif terinfeksi COVID-19

Juru Bicara Satgas COVID-19 OKU, Rozali. (ANTARA/Edo Purmana/20)

Mereka adalah anak-anak yang masih berstatus pelajar sekolah dasar (SD) yaitu V (6) yang merupakan anak dari pegawai bank daerah yang ibunya sudah positif terpapar COVID-19 lebih dulu
Baturaja (ANTARA) - Dua orang anak di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, positif terinfeksi COVID-19 sehingga menambah deretan daftar warga di wilayah ini menjadi 35 kasus.

"Mereka adalah anak-anak yang masih berstatus pelajar sekolah dasar (SD) yaitu V (6) yang merupakan anak dari pegawai bank daerah yang ibunya sudah positif terpapar COVID-19 lebih dulu," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Ogan Komering Ulu (OKU), Rozali di Baturaja, Sabtu.

Sedangkan, kata dia, pasien satunya lagi berinisia S berusia 7 tahun yang merupakan anak sopir travel warga kawasan Air Gading, Kecamatan Baturaja Barat.

"Untuk pasien S sudah dirawat di RS Antonio sekitar pukul 14.00 WIB," katanya.

Baca juga: Dua pasien positif COVID-19 di OKU dinyatakan sembuh

Baca juga: Meski zona merah, Kabupaten OKU belum wacanakan PSBB


Sedangkan, untuk pasien V karena pertimbangan RS DKT merupakan tempat isolasi pasien positif berjenis kelamin laki-laki semua, maka sambil menunggu ketersediaan kamar yang bersangkutan masih melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

"Rencananya akan kami isolasi di Hotel Baturaja. Sudah kita rapatkan dan pertimbangkan bersama Pak Bupati tadi pasien S sementara diisolasi di rumah," katanya.

Dua pasien kasus baru dan masih anak-anak tersebut, kata Rozali, merupakan kontak erat dari pasien corona sebelumnya.

Dia menjelaskan, pasien V adalah kontak erat pasien perempuan yang bekerja sebagai pegawai bank daerah, sedangkan pasien S merupakan anak kembar dari pasien asal bekerja sebagai sopir travel.

"Kalau kontak erat lainnya seperti ibu dan kembaran S hasilnya negatif," kata Rozali.

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar