Aksi Gajah Seruni dan Rimba bermain menarik perhatian

id bksda,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara hari ini, palembang hari ini,aksi gajah,hewan di lindungi,hewan langka

Aksi Gajah Seruni dan Rimba bermain menarik perhatian

Dua ekor gajar liar yang diberi nama Seruni dan Rimba terlihat oleh warga saat melintas di jalan menuju area Polsek Mandau Kabupaten Bengkalis. (ANTARA/Alfisnardo)

Bengkalis (ANTARA) - Aksi dua ekor gajah, Seruni dan Rimba, bermain ketika melintas di ruas jalan masuk Polsek Mandau Kabupaten Bengkalis, Riau menarik perhatian warga setempat di mana mereka mengabadikan kejadian berharga tersebut, Selasa (3/12), melalui kamera telepon pintarnya.

Gajah yang diberi nama Seruni bersama anaknya, Rimba, merupakan kawanan gajah liar di wilayah Duri, seperti tak terusik dengan kehadiran warga. Mereka tetap asyik bermain keluar masuk jalan dan rebahan di semak belukar.

"Ini kali pertama melihat gajah liar keluar seperti ini. Momen berharga. Apalagi ini induk dan anak,” ujar Adi yang mengabadikan induk dan anak gajah itu dengan telepon pintarnya.

Sejumlah personel Polsek Mandau juga tertarik untuk melihat Seruni dan Rimba yang kali pertama terpantau di area Mapolsek Mandau.

“Kami kaget melihat dua gajah yang kali pertama terpantau di area kami ” kata Wakapolsek Mandau yang ikut menyaksikan kawanan gajah itu.

Kehadiran gajah Seruni dan Rimba di area yang tak jauh dari pusat kota itu cepat menyebar ke warga Duri. Sejumlah pegiat alam pun langsung tiba di tempat itu untuk memantau pergerakan dua gajah yang selama ini berada dalam pantauannya.

Pihak BBKSDA Riau pun langsung turun tangan. Sejumlah petugas BBKSA terlihat sudah berada di lapangan untuk memantau pergerakan gajah yang sudah lama kehilangan habitat itu.

“Kebiasaan mereka bergerak. Hari ini pergerakannya di sini dan mereka tak akan mengganggu. Namun tetap kita pantau pergerakannya. Jika mendekati kawasan pemukiman kita akan giring ke area yang lebih aman,” kata Kepala Bidang II BBKSDA Riau Heru Sutmantoro.
 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar