Program Bank Sampah CSR Pertamina berbagi berkah

id pertamina,csr,program sampah,sampah,csr sampah

Pelatihan pengolahan pupuk organik dan pemilahan sampah akademi CSR PT Pertamina (Persero) Rifineri Unit III di SMA Negeri 4 Palembang. (Dok, Pertamina RU III)

....Siswa kami antusias, ini pertanda baik. Mereka sedari muda sudah dibiasakan untuk hidup bersih untuk menjaga lingkungan....
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Siapa bilang sampah tidak bisa menjadi barang yang bermanfaat?, sebab dalam program kepedulian sosial perusahaan atau "Corporate Social Responsibility" (CSR) Patratura Pertamina Refinery Unit III Plaju justru menjadikan sampah organik yang diolah kembali berbagi berkah bagi pengelolanya.

Setelah sukses dengan inovasi Patrakomposter, alat yang mengubah sampah organik menjadi pupuk cair dan padat organik, anggota Program CSR Patratura RU III Plaju pada kali ini berkesempatan untuk membagi ilmu ini kepada siswa di SMAN 4 Palembang, Selasa (17/10). SMAN 4 Palembang sendiri termasuk dalam Sekolah Adiwiyata, sekolah yang peduli terhadap lingkungan yang sehat, bersih, dan indah.

Sesi berbagi ini diberikan langsung oleh Ketua Bank Sampah Seroja, Marwan dan Ketua Bank Sampah Angrah, Yeyen serta disaksikan langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 4 Palembang, Risman, Koordinator Adiwiyata, Hj. Aya Sophia, Pengurus Pokja Bank Sampah, Hariroh, serta CSR Pertamina Sumbagsel, Astri Rica.

Pada kesempatan ini, Marwan memberikan langsung ilmu dan pengalamannya dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk organik menggunakan Patrakomposter.

"Sekadar sharing saja, karena pengolahan sederhana ini bisa bermanfaat, dari sisi kebersihan kita bisa membantu selain itu juga hasilnya dapat digunakan kembali untuk menyuburkan tanaman,” ujarnya.
Pelatihan pengolahan pupuk organik dan pemilahan sampah akademi CSR PT Pertamina (Persero) Rifineri Unit III di SMA Negeri 4 Palembang. (Dok, Pertamina RU III)

Selain berbagi tentang pengolahan sampah menjadi pupuk organik, Yeyen pada kesempatan ini juga membagikan tips tentang memilah sampah yang efektif.

"Dengan pemilahan yang baik, kita juga bisa mengatur mau diapakan dan dimanfaatkan sebagai apa sampah yang ada," kata dia.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 4 Palembang Risman mengakui bahwa sesi pelatihan dan berbagi ini bisa meningkatkan kesadaran siswa siswinya pentingnya terhadap kebersihan.

Menurut dia, isu sampah merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh semua kalangan, dan alangkah baiknya jika anak muda juga peduli akan hal itu.

“Siswa kami antusias, ini pertanda baik. Mereka sedari muda sudah dibiasakan untuk hidup bersih untuk menjaga lingkungan. Pada hari ini bahkan mereka diperlihatkan selain menjaga kebersihan, sampah juga bisa menciptakan peluang,” ungkap Risman.

Selain menerima ilmu dan pengalaman, seluruh elemen SMAN 4 Palembang ke depannya juga akan melakukan kegiatan lanjutan dengan mengolah pupuk organik menggunakan Patrakomposter Komunal. (Rel/I016)
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar