Pemprov turunkan angka kematian ibu dan bayi

id Lesty Nurainy,angka kematian ibu,angka kematian bayi,berita sumsel,berita palembang,Kepala Dinas Kesehatan Sumsel

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy (ANTARA NEWS Sumsel/Feny Selly)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus berupaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi karena itu sebagai indikator di bidang kesehatan.

Apalagi dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional? 2015-2019 bahwa target sasaran yang ditetapkan menurunkan angka kematian ibu dan bayi, kata Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy di Palembang, Kamis.

Dia menambahkan sehubungan itu kematian ibu dan bayi terutama terjadi pada saat persalinan dan hari pertama kehidupan akan menjadi perhatian utama supaya kematian tidak terjadi.

Oleh karena itu persalinan harus dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan dan dilakukantim yang profesional, ujar dia.

Memang, lanjut dia dalam menguatkan pakasitas kesehatan dan tenaga profesional tersebut perlu dilakukan melalui pelatihan yang komprehensif dan tepat sasaran.

Jadi salah satunya melalui pelatihan penanganan rawat darurat bagi dokter termasuk bidan, lanjut dia.

Sehubungan itu pihaknya beberapa waktu lalu melaksanakan pelatihan supaya dapat mengatasi kematian ibu dan bayi, ujar dia.

Dia mengatakan, tujuan pelatihan itu untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan klinis dalam melakukan resusitasi, stabilisasi,dan transportasi saat melakukan rujukan.

Kompetensi yang diharapkan dalam pelatihan ini merupakan kompetensi tim, namun tetap sesuai dengan kewenangannya masing-masing.

Pelatihan ini dilaksanakan di Palembang sampai 29 September 2018 diikuti peserta untuk angkatan pertama berasal dari antara lain Puskesmas PONED (Penanganan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar.
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar