Logo Header Antaranews Sumsel

Sumsel kembali terima 30.950 vial vaksin COVID-19

Rabu, 17 Maret 2021 18:36 WIB
Image Print
Petugas menurunkan kotak kardus berisi Vaksin COVID-19 di Gudang Vaksin Dinkes Sumsel, Rabu (17/3). ANTARA/Aziz Munajar/21

Palembang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Rabu kembali menerima 30.950 vial vaksin COVID-19 yang akan dialokasikan untuk melanjutkan tahapan vaksinasi lansia serta petugas publik.

Kepala Dinkes Sumsel Lesty Nuraini, Rabu, mengatakan vial vaksin produksi PT Biofarma tersebut akan didistribusikan ke 17 kabupaten/kota dengan pembagian sesuai alokasi pemerintah pusat.

"Hari ini sudah ada yang langsung mengambil seperti Kota Palembang, Lahat, OKI, Ogan Ilir, Banyuasin dan Empat Lawang," ujarnya saat meninjau Gudang Vaksin Sumsel.

Sebanyak 30.950 vial vaksin yang setara dengan 345.400 dosis tersebut akan didistribusikan ke Kota Palembang sebanyak 16.490 vial, Prabumulih (240 vial), Pagaralam (130 vial), Banyuasin (760), Ogan Ilir (470), OKU Timur (560), OKU Selatan (340), Empat Lawang (250).

PALI (240), Muratara (170), OKU (310), OKI (690), Muara Enim (770), Lahat (440), Musi Rawas (370), Musi Banyuasin (690), Lubuk Linggau (240) dan stok cadangan Dinkes Sumsel 7.790 vial.

Menurut dia fokus vaksinasi COVID-19 hingga Mei 2021 masih memprioritaskan lansia dan petugas pelayanan publik meliputi TNI, Polri, Satpol PP, pekerja hotel, restoran, jurnalis, guru, atlet, pedagang, tokoh agama, petugas transportasi publik, legislator, pejabat dinas, pegawai pemerintahan dan guru pondok pesantren.

"Semua petugas publik pada dasarnya diutamakan, tapi siapa saja yang didahulukan itu keputusan pemerintah daerah masing-masing," kata dia menambahkan.

Total Sumsel telah menerima 628.300 dosis yang terdiri dari 100.200 dosis untuk SDM kesehatan, 182.700 dosis untuk lansia dan petugas publik tahap I, serta 345.400 dosis untuk lansia dan petugas publik tahap II.

Sementara total sasaran vaksinasi bagi tenaga pelayanan publik secara keseluruhan di Sumsel berjumlah 1.159.481 orang, penyuntikan dilaksanakan bertahap mulai 4 Februari hingga April 2021.

"Sampai saat ini sasaran vaksin petugas publik ada 439.477 orang dan sudah 12 persen di vaksin, sedangkan lansia sasarannya ada 700.000 lebih jiwa tapi saat ini baru 1,9 persen," kata Lesty.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026