Logo Header Antaranews Sumsel

Belum ada penderita penyakit rubella di Muratara

Kamis, 30 Agustus 2018 19:52 WIB
Image Print
Salah satu anak penderita cacat bawaan akibat Campak dan Rubella, Abrar (kiri) dan alif (kanan) bersandar di gendongan ibu mereka Pada diskusi dan sharing bersama jurnalis dan komunitas perangi rubella di Hotel Amaris Palembang, Sumsel, Selasa (28/8). Diskusi yang digagas Forum Kajian Jurnalisme Sumsel ini mengumpulkan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Dinas Kesehatan setempat, jurnalis, serta para orang tua korban cacat bawaan campak dan rubella untuk menyamakan persepsi tentang pentingnya imunisasi campak dan rubella. (ANTARA News Sumsel/Feny Selly/Ang/18)

Musi Rawas Utara (ANTARA News Sumsel) - Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan memastikan hingga hari ini tidak ditemukan penderita penyakit rubella di daerah tersebut.

"Berdasarkan data yang kami miliki, sampai hari ini tidak ada penderita rubella di Muratara," kata Kepala Dinas Kesehatan Musi Rawas Utara (Muratara), Mahendra, di Muara Rupit, Kamis.

Meskipun tidak ditemukan penderita rubella, namun upaya pencegahan terus digalakkan oleh Dinas Kesehatan Muratara dengan pemberian vaksin campak dan rubella kepada anak-anak di daerah tersebut.

"Mencegah itu lebih baik daripada mengobati, makanya kami berikan vaksin ini supaya kedepannya benar-benar tidak ada penderita campak maupun rubella," ujar Mahendra.

Sebelumnya, pihaknya menargetkan sebanyak 51.925 anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun akan diberikan vaksin untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit campak dan rubella.

"Dari yang ditargetkan itu sampai hari ini per tanggal 30 Agustus 2018 sudah dilakukan vaksin kepada 32.418 anak atau mencapai 57,81 persen, dan Kabupaten Muratara tertinggi kedua di Sumatera Selatan untuk pencapaian target pemberian vaksin," katanya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026