Pengamanan Asian Games 2018 harus optimal

id pengamanan asian games, radiasi, bahaya radioaktif , badan tenaga nuklir, badan tenaga atom, jakabaring, jsc

Foto udara komplek Jakabaring Sport CIty (JSC) Palembang, Sumatera Selatan. (ANTARA Sumsel/17/Nova Wahyudi)

....Apalagi ancaman radioaktif tidak bisa dilihat sehingga harus selalu diwaspadai....
Palembang  (ANTARA Sumsel) - Direktur Keteknikan  dan Kesiapsiagaan Nuklir Badan Pengawas Tenaga Nuklir Dedik Eko Sumargo mengatakan, pengamanan Asian Games XVIII pada 2018 harus dioptimalkan guna mengantisipasi terhadap berbagai ancaman yang bisa saja terjadi.

"Ancaman keamanan bagi peserta Asian Games bukan saja hanya dalam bentuk nyata atau yang terlihat saja tetapi juga terhadap bahaya  adanya radiaksi," kata dia usai rapat koordinasi pengamana Asian Games 2018 dan rencana dukungan bahaya nuklir di Palembang, Kamis.

Menurut dia, Asian Games bisa saja dijadikan target kejahatan termasuk menggunakan bahan nuklir dan radioaktif.

"Apalagi ancaman radioaktif tidak bisa dilihat sehingga harus selalu diwaspadai," ujar dia, dampak dari radioaktif cukup berbahaya sehingga semua pihak harus mewaspadai.

Pihaknya berencana bekerja sama dengan agen Internasional Atomic Energi dalam menerapkan sistem dan tindakan keamaan nuklir dalam kegiatan pesta olahraga yang akan diikuti para atlet dan ofisial dari 45 negara tersebut, ujar dia.

Dia mengatakan, kerja sama dan peran aktif dari seluruh pemangku kepentingan dalam Asian Games sangat dibutuhkan supaya kegiatan tersebut berlangsung sukses.

Nantinya akan ada petugas khusus untuk memantau perkembangan di lapangan. Pihaknya juga akan menyiapkan alat pengontrol untuk mewaspadai bahaya akan radiaksi tersebut.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel Ahmad Yusuf Wibowo mengatakan, keamanan pesta olahraga akbar itu penting mengingat peserta yang hadir dari berbagai negara.

Pengamanan bukan saja yang terlihat nyata tetapi juga termasuk radiaksi dari radioaktif maupun hal tidak terduga lainnya, kata dia.

Rapat koordinasi sekarang ini sebagai salah satu dalam mengantisipasi gangguan keamanan pada pelaksanaan Asian Games XVIII di Jakarta dan Palembang pada 2018, kata dia.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar