
Musim hujan sekarang ancaman serius DBD

Penukal Abab, Sumsel (ANTARA Sumsel) - Musim penghujan sekarang ini menjadi ancaman serius bagi warga yang wilayahnya terkena banjir dan tergenang air terhadap wabah penyakit demam berdarah dan diare.
"Penyakit yang biasa merebak di musim penghujan sudah mulai melanda Kota Pendopo yang merupakan ibukota Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) Sumatera Selatan," kata petugas perawat di ruang Zal anak RSUD Talang Ubi Pendopo, Faisal, Kamis.
Sementara, pantauan di lapangan sedikitnya sudah empat pasien masuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi Pendopo, karena menderita penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk demam berdarah dengue.
Salah satunya Ario (11) siswa kelas 6 Sekolah Dasar warga Simpang Bandara Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, sudah empat hari dirawat dengan kondisi tergolek lemas di ruang perawatan karena mengalami demam tinggi diagnosa dokter positif terkena virus dengue (DPD).
"Anak saya sudah empat hari dirawat di Rumah sakit, diduga gejala DBD," kata Supriyadi, orang tua Ario.
Menurut dia, awalnya Ario mengalami demam tinggi namun tak kunjung turun dan timbul bercak merah di kulitnya, khawatir panas badan tak mau turun kemudian dibawa ke rumah sakit.
Supriyadi beharap, pihak Dinas Kesehatan Pali untuk menyemprot atau fogging ulang lingkungan dimana dirinya beserta Keluarganya tinggal.
"Rumah kami pernah difogging, tapi kami harap untuk disemprot ulang, karena nyamuk masih banyak," katanya.
Demikian pula halnya dengan David (7) pasien penyakit serupa warga Kelurahan Talang Ubi Timur sudah tiga hari menginap di rumah sakit tersebut.
Menurut Faisal, petugas perawat di ruang Zal anak RSUD Talang Ubi menambahkan bahwa dalam satu minggu ini sudah merawat empat orang pasien penderita DBD.
"Terdata dalam minggu ini sudah empat pasien yang masuk ruang zal anak terkena DBD, dua orang di antaranya sudah pulang, dan semuanya warga di Kecamatan Talang Ubi" kata Faisal.
Pewarta: Banu S
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
