Logo Header Antaranews Sumsel

Pendukung calon bupati Muratara ancam demo

Rabu, 16 Desember 2015 12:23 WIB
Image Print

Musirawas Utara, (ANTARA Sumsel) - Pendukung salah satu pasangan calon bupati Musirawas Utara, mengancam demo besar-besaran, bila sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan Rupit yang disegal massa dibuka paksa oleh aparat keamanan karena permasalahan belum selesai.

Zainal Abidin salah satu pendukung calon bupati Musirawas, Selasa mengatakan mereka hanya menginginkan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Kabupaten Musirawas Utara berjalan jujur dan bersih tanpa adanya kecurangan dan politik uang.

Ia mengatakan kantor Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) Rupit, Kabupaten Musirawas Utara, masih disegel warga karena mereka menduga adanya kecurangan dan politik uang di kawasan Kecamatan Rupit.

Sekretaris PPK Kecamatan Rupit disegel warga, Jumat (11/12), sedangkan kotak suara masih dijaga ketat oleh kepolisian, di samping warga masih ikut berjaga-jaga dengan mendirikan tenda di samping lapangan.

"Kami merasa dicurangi dan menjadi korban Pilkada, sedangkan pihak PPK tetap melanjutkan pleno tanpa dihadiri saksi dari calon bupati Syarif Hidayat," katanya

Rapat pleno awal sudah berlangung perekapan di tiga TPS, tapi saksi dari paslon nomor urut 2 (Syarif Hidayat) belum juga datang, jadi pihaknya meminta menunda sampai saksi datang.

Pihak PPK memaksakan untuk melanjutkan perekapan, namun ratusan massa mendesak sekretariat PPK itu ditutup dan dilakukan penyegalan.

"Kami ingin melihat permulir C1 dan yakin pasangan syarif akan unggul, namun massa minta dihitung ulang perolehan suara tersebut," ujarnya.

Pada perhitungan sementara itu pasangan kisropi Ayub memperoleh suara 39.40 persen, sedangkan pasangan syarif Hidayat memperoleh 36,30 persen dan pasangan nomor tiga Khoirul-Hj Siti Nurizka mendapat 24,30 persen.

Namun hasil perhitungan cepat itu masih terus berubah kadang pasangan Syarif Hidayat yang unggul dan sebaliknya, sedangkan kondisi di lapangan masih kondusif.

Menurut salah seorang tim sukses pasangan calon Syarif Hidayat Rumli mengatakan terkendalinya keamanan di wilayah itu setelah Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Irjen Pol Iza Fadri dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen Purwadi mengunjungi beberapa tempat pemungutan suara di pada hari pencoblosan di wilayah itu.

Pada kesempatan itu Gubernur sempat berseloroh bahwa warga Musirawas Utara tak garang lagi, berbeda dengan situasi sebelum pemekaran dari kabupaten induk Musirawas teralisasi akhir 2013.

"Kami sangat bersykur ketiga pejabat tinggi di Sumatera Selatan menyempatkan diri melihat dan memantau langsung pelaksanaan Pilkada bupati pertama di wilayah itu," katanya.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026