Logo Header Antaranews Sumsel

Polres Lubuklinggau siagakan personil di Bandara Silampari

Rabu, 17 Juni 2015 11:45 WIB
Image Print
Bandara Silampari (FOTO ANTARA)

Lubuklinggau, (ANTARA Sumsel) - Polres Lubuklinggau, Sumtera Selatan, menyiagakan sepuluh personil setiap hari untuk pengamanan bandar udara Silampari karena penerbangan sudah dilakukan setiap hari sejak dua pekan lalu.

Pengamanan tersebut juga diperkuat oleh anggota Kodim Lubuklinggau dan pengamanan Bandar udara (Bandara) Silampari setempat, kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Ari Wahyu Widodo, Selasa.

"Kami dari Polri juga melaksanakan pengawasan keluar masuknya barang-barang yang dilarang seperti Narkoba, senjata dan barang-barang lainnya yang dapat membahayakan penerbangan," katanya.

Ia mengatakan sejak dibukanya rute penerbangan Lubuklinggau-Jakarta setiap hari yang dilayani maskapai penerbangan Nam Air, kepolisian dari jajaran Polres memperketat pengamanan di bandara Silampari tersebut.

Hal itu dilakukan setelah ada koordinasi dengan pihak bandara, polri, Koramil dan Security bandara sudah melakukan pengamanan bandara sejak dibukanya penerbangan Nam Air tersebut.

Anggota akan melakukan patrol rutin dengan mengenakan seragam lengkap, sehingga pengamanan terus ditingkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan hal-hal tak dikehendaki.

Tugas pengamanan itu selain selalu koordinasi dengan pihak bandara, juga melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang keluar masuk bandara tersebut.

"Sekarang kita gencar melakukan operasi narkoba dan jenis lainnya terlebih memasuki bulan Ramadhan 2015, karena transportasi udara sangat potensi dijadikan pengangkutan barang-barang haram tersebut," ujarnya.

Salah seorang petugas Bandara Silampari Ahmad mengatakan

keberadaan pengamanan tersebut sangat dibutuhkan mengingat wilayah Lubuklinggau dan sekitarnya baru dilayani penerbangan setiap hari.

Dengan demikian sangat rawan dimanfaatkan oleh orang tak bertanggung jawab sebagai transportasi barang-barang berbahaya antara pulau atau provinsi, ujarnya.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026