
Kontribusi PAD Swarna Dwipa Rp1 miliar

Palembang (ANTARA Sumsel) - Wakil Gubernur Sumatera Selatan menyatakan kontribusi pendapatan asli daerah dari Hotel Swarna Dwipa sebesar Rp1 miliar lebih.
Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Ishak Mekki di Palembang, Senin, menyampaikan hal itu sehubungan dengan rancangan peraturan daerah tentang perubahan bentuk badan hukum PD Perhotelan Swarna Dwipa menjadi Perseroan Terbatas Swarna Dwipa.
Menurut dia, kontribusi setoran PAD Hotel Swarna Dwipa sebesar Rp1 miliar lebih itu pada tahun 2013, sedangkan tahun 2014 ini masih dalam proses audit.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil laporan audit akuntan publik pada tahun 2013 modal Hotel Swarna Dwipa sebesar Rp27 miliar lebih, sedangkan aset dengan nilai sebesar Rp41 miliar lebih.
Sementara untuk modal dan aset tahun 2014 saat ini masih dalam proses audit akuntan publik, katanya.
Ia menyatakan, mengenai kepemilikan hotel Swarna Dwipa apabila telah menjadi PT akan tetap menjadi milik Pemprov sesuai dengan saham mayoritas yang dimiliki.
Ia menuturkan, tehadap aset-aset milik Pemprov yang dipisahkan dan telah diserahkan menjadi penyertaan modal kepada PD Perhotelan Swarna Dwipa akan dihitung ulang oleh auditor independen.
Sedangkan untuk penilaian pengambilalihan aset Pemprov telah dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah provinsi bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan sebagai tim penilai yang independen, ujarnya.
Perubahan bentuk badan hukum ini agar peran dan fungsinya dalam memberdayakan sumber daya milik Pemprov menjadi lebih efisien, efektif dan produktif, meningkatkan kinerja dan daya saing perseroan, memperluas wilayah dan produk usaha, serta mengejar keuntungan yang wajar guna meningkatkan PAD.
Sementara untuk pengangkatan dewan komisaris dan direksi akan dilakukan penjaringan melalui fit and proper test dan sesuai prosedur sebagaimana yang diatur dalam UU No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, katanya
Pewarta: Oleh Susilawati
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
