Logo Header Antaranews Sumsel

Batu akik Sumsel bisa jadi buah tangan

Selasa, 6 Januari 2015 10:21 WIB
Image Print
Komunitas batu akik Ogan Komering Ulu (Foto Antarasumsel.com/15/E Permana)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Batu akik atau batu mulia di Sumatera Selatan bisa menjadi buah tangan atau oleh-oleh bagi pengunjung yang datang ke daerah tersebut.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Sumatera Selatan, Eddy Rianto, terkait dengan potensi batu akik itu di Palembang, Selasa.

Menurut dia, potensi batu akik ini dapat menjadi alternatif mata pencaharian bagi masyarakat Sumsel, dan menumbuhkan nilai ekonomi kerakyatan di masyarakat.

Untuk mengangkat ekonomi kerakyatan dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memberikan perhatian bagi potensi batu akik di Sumsel, katanya.

Ia menyatakan, adapun caranya pemerintah memperkenalkan batu akik Sumsel ini ke wisatawan atau menjadikan khas Sumsel sebagai cendera mata bagi tamu dari daerah lain atau negara lain.

Ia menuturkan, seharusnya Sumsel dapat menjadi seperti Kalimantan dikenal dunia dengan batu akik "Bacan", karena potensi dimiliki Sumsel tidak kalah baiknya dengan yang ada di Kalimantan.

Ia mencontohkan, batu dari Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu, mulai dari Spritus, Lavender, dan Biru Langit.

Potensi ini harusnya dapat dikembangkan untuk dijadikan oleh-oleh khas Sumsel tanpa melupakan yang lebih dulu dikenal seperti songket dan barang khas lainnya,

Ia menilai, saat ini pemerintah daerah belum benar-benar memperhatikan potensi batu akik ini, padahal jika digarap serius dipastikan dapat meningkatkan penghasilan masyarakat.

Pemerintah harus mendorong dan memperkenalkan potensi batu akik ini, termasuk dalam kategori ekonomi kerakyatan, apalagi di Sumsel sering digelar kegiatan nasional dan internasional.

Jadi, pada saat ada kegiatan di Sumsel batu akik ini bisa dijadikan cendera mata untuk peserta, katanya.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026