
DK PBB akan mengadakan pertemuan darurat

PBB, AS (Antara/AFP) - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa Amerika (DK PBB) akan mengadakan pertemuan darurat Ahad malam membahas situasi di Gaza, di mana korban tewas Palestina mencapai 100 dalam sehari.
Para diplomat mengatakan pertemuan dijadwalkan dimulai pada pukul 21.30 waktu setempat (01.30 GMT Senin), diminta oleh anggota dewan dari Jordania, menyusul seruan Presiden Palestina Mahmud Abbas.
Ahad menjadi hari paling mematikan di Gaza dalam lima tahun terakhir setelah 100 warga Palestina dan 13 tentara tewas setelah Israel meningkatkan serangan militer di wilayah itu.
Lebih dari separuh korban tewas di daerah Shejaiya.
Dengan demikian jumlah total korban tewas di Gaza sejak dimulainya operasi militer Israel menjadi 438 jiwa (lebih dari dua pertiganya merupakan perempuan dan anak-anak), demikian keterangan dari juru bicara layanan darurat Gaza.
Sementara pihak militer Israel membenarkan bahwa 13 tentaranya tewas di Gaza pada hari ketiga operasi serangan darat. Sampai saat ini telah 18 anggota pasukan pertahanan Israel (IDF) tewas dan merupakan jumlah terbesar sejak perang Lebanon 2006.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas tiba di Qatar untuk merundingkan gencatan senjata dengan pemimpin Hamas Khaled Meshaal dan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan "saya mendesak digelarnya sidang darurat DK PBB pada malam ini," kata Abbas dalam pidato yang disiarkan stasiun Palestinian TV.
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
