
KPU Sumsel dapat dana DIPA Rp18 miliar

Palembang (ANTARA Sumsel) - Komisi Pemilihan Umum Sumatera Selatan mendapat dana daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) sebesar Rp18 miliar pada 2014 ini untuk pelaksaan pemilu di provinsi tersebut.
Komisioner Divisi Perencanaan Anggaran dan Keuangan Komisi Pemilihan Umum Sumatera Selatan, Heny Susantih menyampaikan hal itu ketika ditanya anggaran untuk pemilu usai pelantikan KPU Kabupaten Lahat dan pembukaan orientasi tugas anggota KPU 2014-2019 di Palembang, Rabu.
Menurut dia, dana DIPA yang diterima KPU Sumsel sebesar Rp18 miliar pada anggaran 2014 ini dari APBN.
Mengenai rincian anggaran itu digunakan untuk apa saja, ia mengatakan, belum dihitung dan memang sebagian besar dipakai sosialisasi pemilu 2014.
"Dana itu banyak kita gunakan untuk sosialisasi pemilu 2014 ini," katanya tanpa menyebut berapa besaran anggaran dimaksud.
Selain itu, anggaran itu juga akan digunakan untuk teknis dan pengadaan logistik pemilu, ujarnya.
Sementara mengenai logistik pemilu legislatif untuk kotak suara, ia menyatakan, daerah-daerah perairan seperti di Banyuasin, Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir sebaiknya menggunakan kotak suara dari bahan aluminium.
Ia juga berharap, 15 KPU di kabupaten dan kota di Sumsel untuk membuat peta titik-titik yang rawan dan pendistribusian logistik ini akan dikawal.
Sementara Ketua KPU Sumatera Selatan Aspahani mengatakan, untuk sosialisasi pemilu baru masuk dalam anggaran 2014 yang pencairannya efektif pada pertengahan Februari 2014.
"Artinya kita belum bisa bergerak sebelum ada dana yang jelas tersebut, tetapi bukan berarti terhambat anggaran," jelasnya.
Anggaran itu sifatnya sudah menetapkan plafon anggaran, tinggal nanti membuat proposal kecil masing-masing kabupaten/kota harus gencar yakni pada Februari dan Maret 2014 untuk sosialisasi, katanya.
Pewarta: Oleh Susilawati
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
