
Kolam renang Baturaja akan "disulap" jadi water boom

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Kolam Renang Baturaja yang terletak di Jalan Lintas Sumatera, Baturaja Ibukota Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan dalam waktu dekat akan direnovasi atau disulap menjadi wahana permainan air atau yang lebih dikenal dengan water boom.
"Proses pembangunan Water Boom akan dilaksanakan oleh PT El Jhon Tirta Emas Wisata dalam waktu dekat," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Aufa Sarkomi melalui Kabid Sarana dan prasarana, Doni Heradadi di Baturaja, Minggu.
Dikatakan Doni, pelaksanaan pembangunan water boom ini sendiri sudah dilakukan melalui proses tender beberapa waktu lalu dimana ada tujuh pendaftar yakni CV Cahaya Sakti, CV Kencana Lestari, CV Limaria Jaya, PT El Jhon Tirta Emas Wisata, CV Divira, PT Niagara Fantasy Island dan PT Wahaya Wisata Sawah Lunto.
"Setelah kita lakukan seleksi administrasi dan pemeriksaan berkas yang digelar pada Kamis 14 Oktober lalu, akhirnya PT El Jhon Tirta Emas Wisata menang bakal membangun proyek kolam renang Baturaja dengan kontribusi tetap sebesar Rp 25 juta per tahun.
Sedangkan untuk keuntungan bagi hasil sebesar lima persen per tahun dari keuntungan bersih" jelas Doni.
Dengan telah diambilalihnya pengelolaan kolam renang, selain bisa menambah pendapatan daerah, langkah tersebut juga dipastikan akan mengurangi beban APBD OKU hingga Rp1 Miliar.
"Kalau selama ini, setiap tahun kita selalu menganggarkan dana sebesar Rp800 juta hingga Rp1 miliar per tahun untuk biaya perawatan. Namun, setelah dikelolah pihak swasta maka semua biaya perawatan kolam renang tersebut menjadi tanggung jawab pihak pengelolah" tegas Doni.
Untuk proses pembangunan kolam renang menjadi water boom sendiri akan dimulai pada awal tahun dan diharapkan pada pertengahan tahun 2014 wahana tersebut sudah bisa dibuka untuk umum.
Ia berharap, pada pertengahan tahun, proses renovasi kolam renang telah selesai dan bisa dibuka untuk umum. (E Permana)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
