
Pertamina EP Zona 4 raih lima penghargaan berkat optimasi pengeboran dan inovasi migas 2025

Jakarta (ANTARA) - Pertamina EP (PEP) Zona 4 berhasil meraih lima penghargaan sekaligus dalam ajang Quarterly Development & Production Coordination Meeting yang diselenggarakan Pertamina Subholding Upstream (SHU) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, 7-11 April.
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan realisasi kinerja tahun 2025 yang mencatatkan produksi minyak sebesar 27.642 barel per hari (BOPD) dan gas sebanyak 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD). Capaian ini didukung oleh strategi agresif melalui pengeboran lebih dari 90 sumur untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
General Manager Pertamina EP Zona 4, Djujuwanto, di Prabumulih, Senin, menyatakan bahwa capaian ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap ketahanan energi.
“PEP Zona 4 terus berinovasi untuk menekan natural decline, bahkan terjadi peningkatan angka produksi. Hal ini tidak lepas dari kerja keras seluruh pekerja PEP Zona 4 serta dukungan pemerintah dan masyarakat setempat,” katanya.
Sebagai energi yang tak terbarukan, produksi minyak bumi pada suatu struktur memang akan mengalami laju penurunan alami (natural decline). Untuk itu, diperlukan pengembangan baru maupun optimasi sumur migas yang sudah ada untuk menjaga produksi nasional stabil.
Strategi yang dipilih PEP Zona 4 dikatakan agresif karena melakukan upaya maksimal untuk mengoptimalkan dan menambah cadangan minyak secara tepat dengan memanfaatkan area di sekitar lapangan yang sudah ada dengan beberapa pendekatan. Di antaranya, pemboran pada struktur geologi yang sama untuk menemukan potensi atau cadangan baru di area yang belum dilakukan pengeboran (step out).
Selain itu, mengeksplorasi target yang terletak di dekat infrastruktur produksi yang sudah ada (Near Field) dan mengebor di antara sumur-sumur yang sudah berproduksi dalam satu lapangan yang sama (Interfield Drilling).

Sepanjang 2025, PEP Zona 4 melakukan pengeboran step out/interfield di delapan sumur yang berlokasi di empat struktur, yaitu Abab, Benuang, Mangunjaya, dan Niru.
Perusahaan juga melakukan new area development di 9 sumur yang berada di empat struktur, yaitu Lavatera, Lembak Kemang Tapus, Prabumenang, dan Talang Jimar. Di samping itu, PEP Zona 4 melaksanakan pengeboran 82 sumur baru di antara sumur-sumur produksi yang sudah ada.
Keberhasilan berbagai aktivitas pengeboran tersebut menjadi penopang peningkatan produksi minyak dan gas PEP Zona 4 sepanjang 2025 tanpa mengurangi aspek keamanan dan keselamatan.
"Keberhasilan ini menjadi fondasi utama dalam mempertahankan baseline produksi di tengah tantangan field yang semakin mature. PEP Zona 4 akan terus melakukan terobosan-terobosan untuk mendukung ketahanan energi nasional dengan tetap mengutamakan keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan," kata Djudjuwanto.
Prestasi ini menjadi tambahan untuk deretan pencapaian ini melampaui torehan positif tahun sebelumnya. PEP Zona 4 meraih empat penghargaan pada acara serupa yang diselenggarakan tahun 2025 atas performa pengeboran di 2024.
Daftar Penghargaan yang Diraih Pertamina EP Zona 4
* The Most Aggresive Development Step Out, Near Field, and Interfield Drilling
* The Most Attractive Development Step Out, Near Field, and Interfield Drilling Proposal
* The Most Sustainable Investment Proposal
* The Best DWI Breakthrough Improvement Initiatives
* The Best Achievement in Subsurface Drilling Performance
Pewarta: Pewarta Sumsel
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
