
PPLM Sumsel bina karate dan anggar

...program PPLM Kemenpora yang sempat terhenti kini mulai dijalankan kembali di Sumsel, dan berdasarkan penilaian pusat hanya karate dan anggar yang memenuhi...
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pusat Pendidikan Latihan Mahasiswa Provinsi Sumatera Selatan hanya membina atlet karate dan anggar karena dipandang Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga lebih berpotensi dibandingkan cabang olahraga lain.
"Program PPLM Kemenpora yang sempat terhenti kini mulai dijalankan kembali di Sumsel, dan berdasarkan penilaian pusat hanya karate dan anggar yang memenuhi," kata Pelaksana Teknis Program PPLP dan PPLM Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan Iyakrus, Kamis.
Ia mengemukakan, pihak daerah tidak berwewenang dalam menentukan cabang olahraga yang dibina pada PPLM 2012 ini dan sepenuhnya menjadi keputusan Kemenpora.
"Sumsel mengusulkan saja, dan beberapa cabang olahraga yang diajukan hanya anggar dan karate yang dipilih untuk program pembinaan tingkat mahasiswa," ujarnya.
Sementara untuk Pusat Pendidikan Latihan Pelajar Sumsel justru mencakup beberapa cabang olahraga yakni karate, anggar, loncat indah, bulu tangkis, pencak silat, atletik.
Sehingga atlet PPLP tercatat berjumlah 28 orang, sementara untuk PPLM hanya 16 orang yang terdiri atas karate (10 orang) dan anggar (6 orang).
Ia menilai keputusan dari Kemenpora itu sangat tepat mengingat anggar dan karate memiliki sejumlah atlet berprestasi nasional dan internasional yang berstatus mahasiswa.
"Tujuan dari PPLM sendiri yakni membina atlet berstatus mahasiswa agar tidak terhenti prestasinya. Pada umumnya, atlet PPLM ini merupakan jebolan dari PPLP," katanya.
Pewarta: Oleh : Dolly Rosana
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
