Logo Header Antaranews Sumsel

Perawat harus memiliki etika

Jumat, 25 Oktober 2013 19:26 WIB
Image Print
Hj Lucianty Pahri memberikan materi etika keperawatan kepada mahasiswa Akper Pemkab Muba, Jumat (25/10). (Foto Antarasumsel.com/13/Edy/Aw)

Sekayu, Muba (ANTARA Sumsel) - Seorang perawat yang profesional harus memiliki sikap dan kepribadian yang baik serta tanggung jawab tinggi dalam merawat pasien sesuai tugas pokok dan fungsinya.

"Setidaknya ada empat sikap yang harus dimiliki seorang perawat untuk menjadi profesional yaitu mau menerima, merespon, menghargai, dan bertanggungjawab terhadap pasien," kata Hj Lucianty Pahri selaku dosen luar biasa Akademi Keperawatan (Akper) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Jumat.

Dalam paparannya di hadapan para mahasiswa tingkat satu tahun akademik 2013-2014 Akper Pemkab Muba tersebut, Hj Lucianty juga isteri Bupati Muba ini yang menyampaikan materi etika keperawatan, menekankan agar seluruh mahasiswa Akper senantiasa memotivasi diri untuk menjadi perawat yang profesional.

Kemudian juga harus mengedepankan pelayanan yang prima, indikasinya adalah pasien harus tersenyum kepada perawat sedang melakukan perawatan, ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan kepribadian perawat lainnya yang harus dimiliki di antaranya harus berpenampilan menarik, jujur, ceria, sportif dalam menjalankan tugas.

Selain itu, senantiasa mengevaluasi diri, dapat dipercaya, menjaga privasi pasien, dan loyalitas yang tinggi. Mahasiswa Akper juga dituntut memiliki kemampuan berinteraksi antara individu secara efektif dan mampu berkomunikasi dengan baik.

Direktur Akper Pemkab Muba Dr Hj Sriwijayani MKes, menambahkan materi etika keperawatan yang diberikan kepada mahasiswa tingkat pertama sebagai materi dasar yang harus dipahami oleh mahasiswa. Mereka nantinya diharapkan mampu menjadi perawat yang profesional.

"Hal ini sangat fundamental mengingat mahasiswa Akper Pemkab Muba merupakan generasi pilihan yang nantinya diharapkan dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan pembangunan bidang kesehatan di Kabupaten Musi Banyuasin," katanya. (edy)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026