Logo Header Antaranews Sumsel

Kantor KPU Palembang masih dijaga polisi

Sabtu, 14 September 2013 08:55 WIB
Image Print
Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting (Foto Antarasumsel.com/13/Nila Fuadi/Aw)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang pasca pemungutan suara ulang Pilkada gubernur/wakil gubernur Sumatera Selatan, 4 September lalu hingga saat ini masih dijaga ketat aparat kepolisian.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting kepada wartawan, Sabtu mengatakan, pihaknya tetap menjaga kantor KPU tersebut agar hasil penghitungan suara lalu tidak ada gangguan.

Baik kantor KPU kota maupun provinsi Sumsel penjagaan selalu dilaksanakan sebelum hasil penghitungan suara disampaikan ke Mahkamah Konstitusi (MK), kata dia.

Untuk penjagaan KPU Sumsel ada 100 petugas dan KPU Kota Palembang sekitar 60 personel.

Pengamanan itu agar hasil penghitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur berjalan lancar dan sesuai dengan hati nurani rakyat serta tidak ada kendala yang berarti.

Sebagaimana Sumsel menyelenggarakan pemungutan suara ulang di lima daerah yakni Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu, Palembang, Prabumulih, dan satu kecamatan di Ogan Komering Ulu Selatan.

Sementara berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Sumsel, pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin-Ishak Mekki unggul setelah penggabungan perolehan suara pemungutan suara ulang 4 September dengan pilkada 6 Juni 2013 mencapai 1.447.799 suara.

Disusul pasangan Herman Deru-Maphilinda Boer mengantongi 1.389.169 suara dan Eddy Santana Putra-Hj Anisja D Supriyanto mengumpulkan 507.149 suara serta Iskandar Hasan-Hafisz Tohir hanya mendapat 341.278 suara.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026