
Kurikulum Nasional 2013 diluncurkan di Bengkulu

Bengkulu (ANTARA Sumsel) - Peluncuran implementasi terbatas kurikulum nasional 2013 di Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Bengkulu, Rabu.
Peluncuran oleh Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh tersebut diawali penandatanganan deklarasi bersama implementasi terbatas kurikulum nasional 2013 oleh seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Bengkulu.
"Kurikulum 2013 akan memberikan waktu kepada guru untuk meningkatkan efektivitas waktu pembelajaran," kata Menteri M Nuh dalam sambutannya.
Menurut dia, kurikulum nasional 2013 memiliki format pola pikir, isi dan proses.
Ibarat membuat baju kata dia, ditentukan dulu ukuran dan model yang diinginkan, lalu membuat bahan untuk menjadikan selembar baju.
"Begitu juga dengan kurikulum 2013 lebih mengedepankan kreativitas siswa, bukan intelijensia yang kita prioritaskan pada kurikulum 2006," ucapnya, menambahkan.
Kurikulum Nasional 2013 direncanakan diberlakukan terlebih dahulu bagi sekolah-sekolah eks-Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).
Selain meluncurkan implementasi terbatas kurikulum 2013, pada kesempatan itu Mendikbud juga berdialog dengan mahasiswa penerima program bidik misi di Universitas Bengkulu.
Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengatakan proses pembelajaran terus diperbaharui, terutama generasi penerus saat ini yang dinilainya kurang memiliki sikap budi pekerti.
"Dengan kurikulum 2013 diharapkan dapat menjawab itu, sehingga pelajar kita tidak hanya cerdas secara kognitif, tapi juga memiliki sikap budi pekerti," katanya, menegaskan.
Pewarta: Oleh: Helti Marini Sipayung
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
