Logo Header Antaranews Sumsel

Neymar dicemooh pada pertandingan terakhirnya untuk Santos

Senin, 27 Mei 2013 15:46 WIB
Image Print
Neymar (Foto ANTARA/Reuters)

Brasilia (ANTARA/Reuters) - Pemain muda Brazil paling populer Brazil, Neymar, mendapat cemooh dari para pendukung lawan pada penampilan terakhirnya untuk Santos, Minggu, sehari setelah mengonfirmasikan kepindahannya ke Barcelona musim depan.

Neymar gagal mengangkat permainan timnya saat bermain imbang tanpa gol melawan Flamengo di pertandingan pembuka Kejuaraan Brazil, yang dimainkan di Stadion Piala Dunia yang baru di ibukota Brazil.

Penyerang 21 tahun itu, yang dipandang sebagai salah satu prospek paling cerah di sepak bola, mengumumkan pada Sabtu bahwa ia memilih Barca dan bukan Real Madrid, dan akan meninggalkan Santos untuk menandatangani kontrak lima tahun dengan klub Katalan itu.

Sebanyak 63.500 penonton yang memadai Stadion Nasional Mane Garrincha Brasilia merupakan pendukung Flamengo, yang mencemooh Neymar setiap kali ia menguasai bola dan bersorak gembira saat ia kehilangan bola.

Pemain as Brazil dengan rambut bergaya Mohican itu menangis saat lagu kebangsaan Brazil diperdengarkan sebelum pertandingan, laga terakhirnya untuk klub yang menjadi tempat ia memulai karirnya dan tempat ia menjadi penyerang tersubur setelah Pele.

"Merupakan kehormatan untuk dapat bermain bagi tim Santos yang hebat ini, saya begitu gembira dapat melakukannya," ucapnya kepada para pewarta.

"Semua anak memiliki impian, apakah menjadi pesepak bola, dokter gigi, atau pewarta. Impian saya adalah menjadi atlet profesional dan saya telah mencapainya. Sekarang Barcelona memenuhi mimpi saya mengenai pergi ke tim yang benar-benar indah," ucapnya pada Globo TV.

Sebagian penggemar Flamengo yang mencemooh Neymar pada Minggu kemungkinan akan berbalik mendukung dia di Stadion Brasilia yang sama pada 15 Juni, ketika ia bermain untuk Brazil melawan Jepang di pertandingan pembuka Piala Konfederasi, turnamen delapan negara yang menjadi pemanasan untuk Piala Dunia tahun depan.

Neymar belum tahu kapan ia akan terbang ke Barcelona, namun mengatakan bahwa dirinya gembira dengan prospek bermain bersama Lionel Messi, Xavi, Andres Iniesta, dan Dani Alves.

"Para penggemar Santos merupakan satu-satunya yang selalu mendukung saya. Saya hanya dapat berterima kasih kepada mereka dan berkata 'sampai jumpa lagi.' karena pada suatu hari kelak saya akan kembali," kata Neymar.

Stadion Mane Garrincha Brasilia yang memiliki kapasitas 71.000 penonton, yang dinamai dengan nama bintang Brazil saat mereka menjadi juara Piala Dunia 1962 di Chile, terlihat telah melewati uji pertandingan yang disyaratkan FIFA, bahkan ketika sebagian lampu sorot mati pada pertengahan babak pertama. Kedua kapten memutuskan pertandingan diteruskan, dan lampu-lampu dibetulkan pada saat turun minum.

Ini merupakan stadion termahal di Brazil yang menelan biaya 1,2 milyar reais (590,1 juta dolar), bahkan meski Brasilia tidak memiliki tim sepak bola utama.

Pemerintah kota telah mencari kegunaan-kegunaan lain untuk arena ini, dan mengumumkan bahwa Beyonce akan tampil di sini pada September.

Penerjemah: A.R.A Adipati



Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026