Logo Header Antaranews Sumsel

Espor Lampung menurun

Rabu, 1 Mei 2013 16:13 WIB
Image Print
Ilustrasi(Foto Antarasumsel.com/Yudi Abdullah/12)
...Penurunan ekspor lanjutnya terjadi di empat golongan barang utama, sedangkan satu golongan barang utama yang naik adalah bubur kayu/pulp...

Bandarlampung (ANTARA Sumsel) - Nilai ekspor Provinsi Lampung pada Maret 2013 mencapai 225,9 juta dolar Amerika Serikat, atau mengalami penurunan 26,06 persen dibandingkan nilai ekspor pada Februari 2013.

Kepala Bidang Stasitik Distribusi BPS Lampung Bambang Widjonarko di Bandarlampung, Rabu, mengatakan bahwa ekspor Maret 2013 jika dibandingkan dengan periode yang sama 2012 juga mengalami penurunan sebesar 48,1 juta dolar AS atau 17,54 persen.

Ia menyebutkan lima golongan barang utama ekspor Lampung hingga Maret 2013, yakni golongan lemak dan minyak hewani/nabati; kopi, teh, rempah-rempah; bubur kayu/pulp; karet dan barang dari karet; ikan dan udang.

Penurunan ekspor lanjutnya terjadi di empat golongan barang utama, sedangkan satu golongan barang utama yang naik adalah bubur kayu/pulp. Sedangkan lemak dan minyak hewani/nabati mengalami penurunan ekspor mencapai 57,12 persen atau 76,3 juta dolar, karet dan barang dari karet turun 27,19 persen (4,5 juta dolar), kopi, teh, rempah-rempah 19,21 persen (10,7 juta dolar), dan ikan serta udang turun 4,87 persen (0,6 juta dolar).

Bambang mengatakan bahwa kontribusi terbesar terhadap nilai ekspor periode Januari--Maret 2013 terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati; kopi, teh, dan rempah-rempah; karet dan barang dari karet; bubur kayu/pulp; ikan dan udang yang memiliki kontribusi masing-masing 41,96 persen, 16,97 persen, 4,46 persen, 4,45 persen dan 4,37 persen, dari total ekspor Provinsi Lampung.

"Peranan kelima golongan tersebut mencapai 72,22 persen dari total ekspor periode yang sama," katanya.

Negara tujuan utama ekspor pada Maret 2013, yakni ke Jepang yang mencapai 32,6 juta dolar, diikuti Italia, Singapura, dan Amerika Serikat masing-masing 23,7 juta, 20,3 juta, dan 19,9 juta dolar.

Bambang menambahkan peranan empat negara itu mencapai 42,75 persen terhadap total ekspor pada periode tersebut.



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026