Logo Header Antaranews Sumsel

Nilai ekspor Sumsel naik 25,95 persen

Jumat, 4 Mei 2018 11:05 WIB
Image Print
Kegiatan ekspor dan impor di Pelabuhan Boom Baru Palembang (ANTARA News Sumsel/Feny Selly)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Nilai ekspor Sumatera Selatan pada Maret 2018 sebesar 414,73 juta dolar Amerika Serikat atau mengalami peningkatan 25,95 persen dibandingkan Pebruari 2018.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan Yos Rusdiansyah di Palembang, Jumat, mengatakan peningkatan nilai ekspor Sumsel pada Maret 2018 dibandingkan dengan Februari 2018 sebesar 25,95 persen disebabkan kenaikan nilai ekspor nonmigas 24,79 persen dan ekspor migas 44,87 persen.

Dia mengatakan nilai ekspor Sumsel pada Maret 414,73 juta dolar Amerika Serikat terdiri atas ekspor migas 27,65 juta dolar AS dan 387,08 juta dolar AS merupakan hasil ekspor komoditas nonmigas.

Meningkatnya ekspor nonmigas pada Maret 2018 dibandingkan dengan Februari 2018 disumbang oleh peningkatan komoditas utama ekspor nonmigas, yaitu bubur kayu/pulp dan karet.

Namun komoditas utama lainnya, seperti pupuk urea, batu bara, minyak kelapa sawit dan fraksinya, kayu/produk kayu, kelapa dan amonia anhidrat justru terjadi penurunan nilai ekspor.

Ekspor Sumsel pada Maret 2018 mengalami peningkatan dibandingkan dengan Februari 2018 di mana peningkatan terjadi pada beberapa negara tujuan utama, yaitu Tiongkok, India, Amerika Serikat, Malaysia, dan Jepang meskipun ekspor ke Filipina, Thailand, Italia, Jerman, dan Korea Selatan mengalami penurunan.

Tiongkok, Malaysia, dan Amerika Serikat menjadi negara tujuan utama ekspor Sumsel pada periode Januari-Maret 2018, masing-masing mencapai 365,29 juta dolar AS, 110,85 juta dolar AS dan 92,42 juta dolar AS dengan peranan ketiganya mencapai 53,09 persen dari total ekspor periode Januari sampai Maret 2018.

Ekspor ke Uni Eropa pada Januari-Maret 2018 mencapai 86,12 juta dolar AS. Jika dibandingkan periode yang sama pada 2017, ekspor ke Uni Eropa mengalami penurunan 40,99 juta dolar AS.

Akan tetapi, ekspor ke ASEAN mencapai 215,99 juta dolar AS atau mengalami peningkatan 13,37 juta dolar AS dibandingkan dengan periode yang sama pada 2017.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026