
BPH: 45 persen SPBU jual premium Rp6.500

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Direktur BBM Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto mengatakan, sebanyak 45 persen dari sekitar 5.000 SPBU akan menjual premium subsidi dengan harga Rp6.500 per liter.
Menurut dia, di Jakarta, Selasa, BPH Migas sudah mempersiapkan SPBU yang akan menjual premium dan solar sebesar Rp4.500 dan Rp6.500 per liter.
Untuk SPBU yang menjual premium dengan harga Rp4.500 akan mencapai 55 persen dari total sekitar 5.000 unit yang ada di seluruh Indonesia dan 45 persen sisanya menjual Rp6.500 per liter.
"Sedangkan, untuk solar, ada 90 persen SPBU jual dengan harga Rp4.500 dan 10 persen lainnya menjual Rp6.500 per liter," katanya.
Djoko juga mengatakan, terdapat 34 SPBU yang akan menjual harga Rp4.500 dan Rp6.500 per liter, karena hanya ada satu di daerah tersebut.
Pemerintah merencanakan kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium dan solar untuk mobil pribadi dengan perkiraan harga Rp6.500 per liter mulai Mei 2013.
Saat ini, pemerintah masih mematangkan rencana kenaikan harga BBM tersebut dan akan diumumkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam waktu dekat.
Penghematan subsidi yang didapat dari kenaikan harga BBM untuk mobil pribadi bakal mencapai Rp21 triliun.
Pewarta: Oleh Kelik Dewanto
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
