Logo Header Antaranews Sumsel

Bappenas programkan penerima beasiswa miskin bertambah

Rabu, 10 April 2013 16:52 WIB
Image Print
Amida Alisyahbana (FOTO ANTARA)

Bandung (ANTARA Sumsel) - Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Armida Alisyahbana memprogramkan jumlah penerima beasiswa miskin atau BSM pada tahun 2014 bisa meningkat menjadi 29 persen dari sasaran rumah tangga miskin.

"Jumlahnya penerimanya (BSM) untuk tahun tahun depan akan lebih banyak dari tahun ini, sampai targetnya 29 persen dari sasaran rumah tangga miskin," kata Armida Alisyahbana, di Kota Bandung, Rabu.

Pihaknya menuturkan, untuk saat ini jumlah penerima BSM masih sekitar 10 persen dengan unit cost yang diterima untuk siswa SD Rp250.000 per tahun, untuk siswa SMP Rp500.000/tahun dan untuk siswa SMA Rp750.000 per tahun.

"Selain itu mulai tahun depan akan ditambah menjadi siswa SD menjadi Rp500.000 per tahunnya, untuk siswa SMP menjadi Rp750.000 per tahunnya dan siswa SMA menjadi Rp1 juta per tahunnya," katanya.

Dikatakannya, pemberian dana BSM ini tidak ditujukan ke sekolah (seperti dana BOS) namun langsung kepada siswa yang tidak mampu.

"Hal ini sesuai dengan tujuan dari BSM yakni supaya siswa warga miskin bisa bersekolah dengan lancar tanpa hambatan biaya. Dengan demikian, siswa miskin tidak akan berhenti bersekolah ditengah jalan. Ini sangat penting supaya siswa tidak DO (drop out)," katanya.

Namun ketika ditanyakan berapa jumlah siswa yang akan mendapatkan dana BSM, Armida tidak bisa menyebutkannya karena data siswa miskin tersebut masih akan disesuaikan dengan data dari Kemendikbud.

"Yang paling utama adalah kami berharap peningkatan dana BSM ini akan mencapai target 29 persen dari warga miskin atau lebih tinggi dari pencapaian saat ini yang hanya 10 persen," katanya.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026