
BPS Sumsel akan adakan sensus pertanian

Palembang (ANTARA Sumsel) - Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan akan melaksanakan sensus di bidang pertanian pada Mei 2013, untuk memutakhirkan data yang merupakan kegiatan nasional keenam kali dan dilakukan setiap 10 tahun,
Secara umum, Indonesia termasuk Sumsel, merupakan wilayah pertanian yang memiliki kaitan erat dengan perekonomian masyarakat, sehingga perlu diadakan sensus pertanian, kata Kepala BPS Sumsel Bachdi Rusnawa di Palembang, Sabtu.
"Berdasarkan data kami miliki, jumlah petani di Sumsel sekitar 3,7 juta dari jumlah penduduk yang ada," katanya.
Menurut dia, sensus pertanian tersebut dilakukan dengan cara mengumpulkan data melalui pendataan petani, rumah tangga pertanian, dan perusahaan pertanian di wilayah Sumsel.
Sementara pengumpulan data sendiri dilakukan langsung pada objek yang bersangkutan, seperti untuk mendapatkan data hasil panen dilakukan dengan penimbangan hasil langsung dari sawah.
Dia mengatakan, sensus tersebut juga sangat membantu dalam mengurangi kemiskinan karena hasil dari pendataan itu dapat digunakan pemerintah untuk mengambil kebijakan lebih lanjut.
"Dengan menggunakan data tersebut pemerintah nantinya dapat membuat berbagai program tentang pertanian sehingga perekonomian masyarakat terus meningkat," katanya.
Selain itu pemerintah juga bisa mengetahui secara pasti ketahanan pangan di Sumsel.
"Karena itu, kami mengharapkan masyarakat dapat mendukung sensus tersebut dengan memberikan data yang akurat kepada petugas," katanya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, kontribusi pertanian di Sumsel sangatlah besar, bahkan saat ini berada di urutan ketiga.
"Karena itu, masyarakat perlu mendukung sensus tersebut dengan memberikan data yang akurat," katanya.(ANT-U005)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
