Logo Header Antaranews Sumsel

Kader kampanyekan cara antisipasi demam berdarah

Kamis, 27 Desember 2012 17:20 WIB
Image Print
Aksi pengasapan pemberantasan sarang nyamuk DBD (FOTO antarasumsel.com/Nila Fuadi)
....Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Gema Asiani menambahkan, penderita DBD cenderung berfluktuasi jumlahnya setiap tahun....

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Kota Palembang meminta kader juru pemantau jentik, atau jumantik bekerja keras mengkampanyekan cara mengantisipasi demam berdarah dengue kepada masyarakat luas di daerah tersebut..

"Jumantik berperan penting dalam mengajak masyarakat bersama-sama memberantas sarang nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah dengue atau DBD," kata Wali Kota Eddy Santana Putra ketika hadir pada Gerakan Serentak pemberantasan Sarang Nyamuk DBD, di Palembang, Kamis.

Menurut dia, jumantik diharapkan secara rutin dan berkelanjutan menyosialisasikan bagaimana cara mengantisipasi penyebaran nyamuk aedes aegypti kepada warga kota setempat.

Masyarakat mesti diajarkan bagaimana caranya membersihkan lingkungan sehingga nyamuk menyebab DBD tidak berkembang biak.

Ia mengatakan, memasyarakatkan 3M atau menguras bak mandi, menutup tempat air minum dan mengubur barang yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk penyebab DBD itu, harus terus dilakukan.

Selain tentunya memanfaatkan ikan tempalo dan bubuk abate di tempat penampungan air di rumah-rumah warga.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Gema Asiani menambahkan, penderita DBD cenderung berfluktuasi jumlahnya setiap tahun.

"Sampai November tahun ini tercatat 859 kasus DBD dan seorang penderita di antaranya meninggal," tambah dia.

Dia menjelaskan, tahun 2011 penderita DBD cenderung lebih sedikit hanya 700 kasus.

Angka penderita penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk tersebut lebih tinggi tahun ini, tetapi pihaknya optimistis secara berkelanjutan kualitas kesehatan masyarakat semakin baik.(Nila)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026