Logo Header Antaranews Sumsel

Harga premium eceran Rp9.000/liter

Minggu, 25 November 2012 22:52 WIB
Image Print
Ilustrasi - Pedagang minyak eceran (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly)

Bengkulu (ANTARA Sumsel) - Harga jual premium di tingkat pedagang eceran Kota Bengkulu mencapai Rp9.000 per liter atau dua kali lipat dibanding harga di stasiun pengisian bahan bakar umum.

"Saya terpaksa membeli dengan harga Rp9.000 per liter di penjual eceran karena bahan bakar itu sulit didapat," kata warga Kelurahan Kandang Kota Bengkulu, Eva, Minggu.

Ia menjelaskan, sebelum membeli premium di pengecer sudah berusaha ke SPBU Bumi Ayu, SPBU Pagar Dewa dan pedagang pengecer lainnya di berbagai jalan raya dalam Kota Bengkulu, tetapi sudah habis.

"Setelah menempuh perjalanan sejauh sekitar 10 kilometer, akhirnya saya bisa membeli BBM premium dengan harga Rp9.000 per liter. Karena terlalu mahal, saya hanya bisa membeli satu liter saja," katanya.

Ia berharap pemerintah bisa segera mengatasi kelangkaan premium secepatnya karena bila dibiarkan akan mengganggu kegiatan masyarakat dan membuat resah serta mengganggu keaamanan.

Berdasarkan pantauan, beberapa pedagang eceran BBM Premium di Padang Jati dan Tanah Patah dijubeli para pengendara sehingga persediaan mereka lebih cepat habis dibandingkan Sabtu(24/11).

Sementara itu, Pengelola SPBU Padang Jati Kota Bengkulu, Hamdani mengatakan, stok premium hari ini memang lebih cepat habis dibandingkan Sabtu(24/11).

"Pasokan premium tahap pertama sebanyak 16 kiloliter dari Depo Pertamina Pulau Baai tiba di SPBU pada pukul 09.00 WIB dan langsung habis dalam tempo hanya tiga jam atau sekitar pukul 12.00 WIB, katanya.

Kemudian pasokan premium tahap kedua sebanyak 16 kiloliter dari Depo Pertamina Pulau Baai tiba di SPBU pada pukul 16.00 WIB dan habis sekitar pukul 21.00 WIB. (ANT)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026