
Peluang ekspor Palembang besar tapi belum optimal

Palembang (ANTARA Sumsel) - Peluang ekspor produk khas Palembang cukup besar tetapi belum optimal, kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Palembang, Muhammad Nur Saleh, Minggu.
Ia menjelaskan, produk-produk khas Palembang baik berupa makanan maupun barang tekstil dan kerajinan karpet kini diminati pasar luar negeri.
Peminat komoditas asli Palembang itu memang baru pasar Asia Tenggara tetapi pangsa pasarnya cukup luas.
Menurut dia, sampai kini memang belum banyak barang yang diekspor dari Palembang.
Baru karpet yang terbuat dari kayu telah diekspor secara reguler kesejumlah negara.
Ia mengatakan, sebagian besar produk belum memenuhi standar mancanegara sehingga sulit untuk diterima pasaran luar negeri.
Guna meningkatkan kualitas produk dengan kemasan yang sesuai standar perdagangan internasional pihaknya akan terus meningkatkan pengetahuan kepada perajin.
Ia menjelaskan, pelatihan untuk meningkatka kualitas produk dan mengemas barang secara bagus bagian penting yang selama ini cenderung belum optimal.
Pihaknya bertekad untuk melibatkan semua perajin usaha mikro kecil menengah mengikuti pelatihan.
Shaleh menambahkan, pelatihan promosi produk akan mereka tingkatan.
Dengan demikian komoditas asli Palembang dikenal dan diminati sampai ke pasar dunia tentunya dengan kualitas bagus dan kemasan yang standar perdagangan global.
Sebelumnya, salah satu perajin sulam khas Palembang, Cek Ita sampai kini mereka belum pernah mendapat perhatian dari pemkot khususnya dinas terkait.
Padahal produk yang mereka hasilkan kini sudah mulai langka dan kesulitan modal untuk meningkatkan produksi kain dengan sulam khas warisan Kesultanan Palembang Darussalam. (Nila)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
