Logo Header Antaranews Sumsel

Adu kebolehan menangkap ikan besar

Minggu, 30 September 2012 21:29 WIB
Image Print
Ilustrasi - tangkap ikan air tawar (FOTO ANTARA)

Denpasar (ANTARA Sumsel) - Sebanyak 310 orang pemancing beradu kebolehan mendapatkan ikan besar di perairan Bali, guna merebutkan piala dari Wali Kota Denpasar yang merupakan rangkaian Sanur Village Festival (SVF) VII.

"Setelah para pemancing bertarung dengan melawan gelombang air laut serta menahan panas sinar matahari seharian pada Sabtu (29/9), akhirnya terpilih lima orang peserta terbaik untuk lima kategori berbeda," kata Yogi Santika, koordinator acara perlombaan memancing itu, Minggu.

Para peserta diwajibkan menggunakan teknik jigging atau memancing menggunakan umpan tiruan, dengan target ikan trevally family, snapper, amberjack, kerapu dan tuna.

Para pemenang tergolong yang berhasil mendapatkan ikan dengan berat di atas lima kilogram.

Menurut Yogi, dengan teknik jigging membuat tantangan lomba semakin tinggi, sehingga para pemancing harus menjaga staminanya dengan baik karena tenaga mereka akan terkuras.

Sebab, ikan yang dipancing berada di bawah kedalaman laut sehingga tidak dengan mudah dapat ditaklukkan.

"Dari ratusan peserta itu didominasi oleh kalangan pemancing profesional dari dalam dan luar negeri. Peserta asing yang ikut berasal dari Prancis, Jepang, Taiwan dan Australia," ujarnya.

Sedangkan peserta dari dalam negeri tidak hanya dari Pulau Bali, namun juga berasal dari sejumlah kota besar di Tanah Air, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogja dan Kalimantan.

Ida Bagus Sidhartha, ketua umum SVF mengatakan, lomba memancing dengan teknik jigging yang menggunakan perahu nelayan tradisional memberikan implikasi positif bagi pendapatan ekonomi nelayan.(IGT)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026