
Harga minyak sawit mentah naik

....Harga CPO sejak awal September 2012 terjadi kenaikan, walaupun tidak terlalu signifikan karena disesuaikan dengan pasaran di luar negeri....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Harga minyak sawit mentah di Sumatera Selatan, Senin, tercatat Rp7.483 per kilogram atau naik dibandingkan dengan sebelumnya Rp7.368/Kg.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Sumsel Minarsih di Palembang, Senin, mengatakan, harga minyak sawit mentah (CPO) saat ini mengalami kenaikan, walaupun tidak terlalu signifikan.
Harga CPO sejak awal September 2012 terjadi kenaikan, walaupun tidak terlalu signifikan, karena disesuaikan dengan pasaran di luar negeri yang mengalami peningkatan.
Ia menjelaskan, CPO selain mengikuti perkembangan harga pasaran di luar negeri juga ditetapkan melalui rapat rutin setiap bulan dua kali antara dinas terkait dengan sejumlah pengusaha perkebunan kelapa sawit di provinsi tersebut.
Demikian pula halnya harga patokan pembelian buah sawit dalam bentuk tandan buah segar (TBS).
Harga TBS saat ini, katanya di kisaran Rp1.527 per kilogram, juga naik dibandingkan dengan sebelumnya yang Rp1.473.
Berdasarkan data Dinas Perkebunan setempat, harga CPO maupun TBS dalam beberapa bulan terakhir berfluktuasi. Perubahan tersebut tergantung kondisi pasar sehingga selalu terjadi turun dan kemudian naik lagi, demikian seterusnya.
Penetapan harga CPO menyesuaikan dengan pasaran di luar negeri, karena sebagian besar hasil komoditas itu diekspor, dan hanya sebagian dijual di dalam negeri untuk diolah menjadi minyak goreng curah.
Ekspor CPO berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel menyebutkan bahwa total nilai ekspor CPO Sumatera Selatan periode Januari-Juni 2011 menghasilkan devisa 48,827 juta dolar Amerika Serikat (AS).
Pada periode Januari-Juni 2012, Sumsel tidak melakukan ekspor khusus komoditas CPO.
"Namun alasan tidak memasarkan ke luar negeri itu tidak dijelaskan secara pasti," kata Kepala BPS Sumsel Haslani Haris.
Berdasarkan data Dinas Perkebunan setempat, di provinsi itu terdapat puluhan perusahaan perkebunan, yang hampir seluruhnya memiliki pabrik CPO, namun belum semuanya mampu menghasilkan dalam bentuk minyak goreng curah siap dikonsumsi masyarakat.
Hanya ada dua yang sudah memiliki pabrik pengolahan minyak goreng curah baik dijual langsung di pasaran maupun sudah dikemas bermerek.
Bahkan beberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Sumatera Selatan itu, belum memiliki pabrik CPO sendiri, sehingga terpaksa melakukan kerja sama dengan perusahaan lain untuk menampung hasil panen buah sawit. (M033)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
