
Biaya pendidikan sumbang inflasi tertinggi

Palembang (ANTARA Sumsel) - Biaya pendidikan menjadi penyumbang inflasi tertinggi selama Juni dan Juli dibandingkan faktor lain.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VII Sutikno di Palembang, Sabtu mengatakan setiap menjelang tahun ajaran baru sekolah terjadi peningkatan inflasi yang besarnya bervariasi.
"Biaya pendidikan menjadi penyumbang terbesar selama dua bulan itu karena meningkatnya aktivitas jual beli beragam kebutuhan sekolah, seperti seragam dan peralatan lainnya," katanya.
Menurut dia, memasuki ajaran baru sekolah tahun ini kebetulan berdekatan dengan awal ramadan sehingga diprediksi peningkatakan inflasi akan lebih tinggi.
Guna meminimalisir kenaikan inflasi pihaknya mengimbau masyarakat untuk membeli berbagai kebutuhan tidak berlebih.
"Masyarakat harus bijak dalam berbelanja jangan sampai membeli kebutuhan pokok dengan jumlah berlebih," katanya menambahkan.
BI bekerja sama dengan pemerintah daerah juga akan terus memastikan ketersediaan berbagai kebutuhan pokok dengan cukup khususnya sembilan bahan pokok (Sembako) menjelang ramadhan dan lebaran.
Dia menambahkan, dalam waktu dekat tim pengendalian inflasi daerah secara khusus akan membahas persiapan sembako dan sarana transportasi menjelang ramadan dan lebaran.
Bukan hanya pasokan sembako yang perlu tersedia dengan cukup tetapi transportasi baik darat, udara dan laut juga harus dipastikan memenuhi kebutuhan pengguna jasa saat arus mudik maupun balik. (Nila)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
